Bupati Asahan Lemah ! Jalan Misbah Berubah Fungsi Nggak Tahu…Amangoui !

img00166-20161121-856

M24.CO|ASAHAN

Pemerintah Kabupaten Asahan dinilai lemah dalam penataan tata ruang sebagaimana mestinya, Jalan H Misbah yang dibangun dan  diperuntukan sebagai salah satu jalan diruas kota Kisaran saat ini sudah berubah fungsi sebagai pasar tradisional.

Pantauan M24.CO dilapangan, kondisi jalan H Misbah yang memiliki panjang sekitar 1 km saat ini tinggal sekitar 10 persen yang berpungsi sebagai jalan sementara selebihnya sudah jadi lapak pedagang yang setiap hari terus bertambah.

“Tidak pernah ada penertiban dari petugas terkait, malah ada petugas yang mengutip restribusi ” ujar salah seorang pedagang sayur mayur ketika dikonfirmasi.

Menurutnya, bertambahnya pedagang yang membuka lapak jualanya di Jalan H Misbah ini dikarenakan tidak adanya penertiban dari petugas terkait.

“Kami santai saja, habis mereka juga kutip uang restribusi untuk pasar ini,” tambahnya.

Bebasnya pedagang membuka lapak jualan di Jalan H Misbah juga berdampak terhadap dua pasar tradisional yang dibangun pemerintah.

“Sedianya dua pasar tradisonal yang dibangun pemerintah yaitu pasar Bhakti dan pasar Kartini, untuk menampung pedagang yang direlokasi pada tahun 1992 lalu dari jalan H Misbah,” terang H Gunawan SH salah seorang pedagang yang mengaku kecewa karena sempat ikut diusir dari Jalan H Misbah saat itu.

Pemerintah tetap membiarkan kondisi dua pasar tradisional itu tetap sepi pengunjung. Hal ini jelas berdampak, jika pemerintah terus membiarkan para pedagang liar  membuka lapak jualanya di Jalan H Misbah dan untuk apa dua pasar tradisional dibangun namun mubajir tidak ditempati. (Susilawadi)

Loading...
author