Dr Indra: Waspadai Penyakit Tidak Menular

dr-m-indra-tariganM24.CO|BINJAI
Hingga saat ini masyarakat masih diresahkan dengan sejumlah penyakit menular. Maklum, disaat panyakit menular mulai menyerang, maka sejumlah korban meninggal dunia akan berjatuhan. Lantas, bagaimana dengan penyakit tidak menular (PTM), apakah hal ini tak harus diwaspadai?
Menurut keterangan Kabid PMK Dinkes Kota Binjai, dr M. Indra Tarigan, Selasa (15/11/2016), saat ini penyakit tidak menular harus lebih diwaspadai ketimbang penyakit menular.

Dr Indra menjelaskan, penyakit menular memiliki siklus atau musiman. Bahkan, dengan menindak lanjuti pasien secara maksimal, penyakit menular dapat diatasi. “Seperti DBD, penyakit ini musiman dan dapat ditindak lanjuti dengan foging dan meningkatkan kebersihan lingkungan guna membersihkan sarang nyamuk,” ujar dr Indra.

Sementara penyakit tidak menular, sambungnya, penanganannya lebih rumit dan membutuhkan biaya yang cukup besar. Sebab, penanganannya dilakukan secara berkesinambungan dari generasi ke generaai berikutnya. “Karena itu penyakit tidak menular ini sudah harus kita sampaikan kepada masyarakat agar lebih memahami dan mewaspadainya,” kata dr Indra.

Lebih jauh dikatakan dr Indra, penyakit tidak menular ini harus ditangani dengan pemberdayakan masyarakat dari usia 15-59 tahun. “Usia ini usia produktif dan harus ditindak lanjuti agar masyarakat diusia produktif itu tidak mengidap penyakit tidak menular,” sebutnya.

Penyakit tidak menular itu, kata dr Indra, terdiri dari darah tinggi, kanker, jantung, gula, maupun kecelakaan dan lainnya. “Nah, dengan dilakukannya pemberdayaan masyarakat usia produktif, maka korban meninggal dunia akibat penyakit tidak menular dapat ditekan,” urainya sembari menegaskan, angka kematian lebih tinggi akibat penyakit tidak menular daripada penyakit menular.

Coba lihat sekarang ini, tambah dr Indra, setiap kali ada orang yang meninggal, bukan akibat penyakit menular, tetapi akibat penyakit tidak menular, baik itu sakit jantung, gula, kanker, darah tinggi dan lainnya. “Penyakit tidak menular inilah yang seharusnya lebih kita waspadai, agar masyarakat kita diusia produktif jauh dari penyakit tidak menular,” paparnya.

Masih kata dr Indra, dengan pemberdayaan masyarakat usia produktif, maka masyarakat lebih memahami tentang kesehatan. “Jika masyarakat paham tentang kesehatan, maka masyarakat kita akan semakin rutin memeriksakan kesehatannya di Puskesmas maupun rumah sakit. Kita berharap pemberdayaan masyarakat untuk mencegah penyakit tidak menular dapat berjalan di tahun depan,” harapnya. (hamdani)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.