Fadly Nurzal Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

unnamed-3
M24.CO|BINJAI
 
Anggota MPR/DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum PPP, Fadly Nurzal S.Ag, mensosialisasikan empat pilar kebangsaan (Pancasila, red), UU Tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di STIT Al-Washliyah 30, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Kamis (17/11).
 
Hadir pada kegiatan itu Ketua DPD PPP Kota Binjai, Irhamsyah Putra Pohan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag), Al Ahyu, Ketua Umum PP IPA, Ishak Ali Muda, dan sejumlah tamu undangan serta para peserta sosialisasi dari MAS dan MTs Al-Washliyah 30.
 
Pada kesempatan itu, Anggota MPR/DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum PPP, Fadly Nurzal S.Ag, memaparkan tentang perkembangan zaman yang berpengaruh kepada Pancasila.
 
Diakui Fadly, di era digital yang dihadapi saat ini, dunia yang begitu luas bisa menjadi kecil. Bahkan, berbagai informasi budaya luar sangat mudah masuk di tengah-tengah masyarakat.
 
“Kalau kita tidak bijak menerima informasi yang tersebar, tentunya sangat berdampak kepada negara kita. Coba perhatikan sekarang, budaya asing mulai mengikis budaya kita yang penuh dengan tamah ramah dan sopan santun,” ucapnya.
 
Fadly Nurzal juga mengatakan, para generasi bangsa saat ini harus lebih berani menyampaikan pendapat atau mengutarakan pemikiran yang positif pada sebuah forum. “Di zaman yang serba digital semuanya harus menjadi perbal. Artinya kita harus berani menyampaikan pikiran secara terbuka. Kalau tidak, orang pintar sekalipun akan tertinggal,” sebutnya.
Lebih jauh dikatakan Fadly, masyarakat Indonesia ini merupakan paling hebat karena memiliki kebhinnekaan dan juga karakter yang hebat. Ada berbagai macam suku di Indonesia dan bersatu bersama.

“Karena adanya kesepakatan dari keberagaman suku dan budaya inilah maka terbentuk Pancaaila,” paparnya.

Fadly kembali negaskan, agar para generasi muda harus lebih berani menyampaikan pendapat. “Kalau kita tidak berani, maka kita akan tergilas dengan era digital ini,” imbuhnya sembari berharap para peserta nantinya dapat menjadi tokoh untuk memimpin bangsa.[dan]
Loading...
author