Ini Pernyataan Kapolres Sergai Dirikan Posko di Kampung Narkoba

Tujuannya adalah memelihara status quo agar Dsn I Desa Nagur ini benar-benar disterilkan dari pengaruh narkoba

kapolressM24.CO l SERGAI
Kegiatan Grebek Kampung Narkoba oleh aparat kepolisian Polres Sergai pada hari Sabtu (26/11/2016) lalu ditindaklanjuti dengan pendirian posko gabungan Polisi dan TNI pada kampung narkoba di Dsn I Desa Nagur, Kec Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada Rabu (30/11/2016).

Pendirian posko berupa tenda peleton Polisi berukuran 10 x 5 meter ini dimaksudkan untuk memelihara situasi status quo pasca dilakukannya kegiatan GKN.

Pendirian posko ini dilaksanakan setelah pelaksanaan apel kebangsaan Nusantara Bersatu di Lapangan Bola Kaki Firdaus, di mana bertindak sebagai Pembina Apel adalah Bupati Sergai H. Ir Soekirman.

Setelah pelaksanaan apel tersebut, personel Polri dan prajurit TNI yang ikut terlihat berkonsolidasi di Mapolres Sergai dan sejurus kemudian dengan menggunakan 3 buah truk langsung menuju ke kampung baru yang sebelumnya dikenal dengan kampung narkoba di Dsn I Ds Nagur Kec Tanjung Beringin Kab Sergai.

Sejumlah 160 orang gabungan Polri dan TNI langsung melakukan show of force dengan pendirian posko dan didahului dengan pemeriksaan di beberapa rumah yang dicurigai sebagai tempat peredaran narkoba.

Pada pemeriksaan tersebut telah diamankan seorang anggota masyarakat yang diduga sebagai kurir narkoba dengan inisial S alias U (41 th), alamat di Dsn I Ds Nagur Kec Tanjung Beringin Kab Sergai.

Turut serta diamankan bersama tersangka adalah 1 buah plastik berisi butiran kristal yang diduga sabu-sabu, 1 buah bong dari kaca, 7 buah korek api (mancis), 5 buah plastik kosong kosong yang diduga bekas berisi sabu-sabu, 4 buah pipet plastik yang telah dibengkokkan.

Tersangka dan barang bukti selanjutnya diamankan di Sat Res Narkoba Polres Sergai untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto yang memimpin langsung proses pendirian posko dan pemeriksaan di beberapa rumah di kampung baru mengatakan bahwa kegiatan pendirian posko ini adalah tindak lanjut penanganan kampung narkoba pasca kegiatan GKN hari Sabtu lalu.

“Tujuannya adalah memelihara status quo agar Dsn I Desa Nagur ini benar-benar disterilkan dari pengaruh narkoba,” kata Kapolres menjelaskan.

Kapolres Sergai juga menyampaikan kepada awak media yang meliput kegiatan tersebut bahwa jumlah personel yang diturunkan berjumlah 160 orang yang merupakan gabungan dari anggota Polres Sergai dan prajurit TNI dari Kodim 0204/Deli Serdang.
Selanjutnya di posko yang sudah didirikan tersebut akan ditugaskan sejumlah 10 personel Polri dan prajurit TNI untuk melakukan penjagaan dan patroli.

Harapannya masyarkat yang pro terhadap aparat mau membantu dengan turut serta pengamanan dengan membentuk poskamling untuk menjaga jangan sampai ada orang-orang yang masuk untuk memasarkan narkoba atau bertransaksi narkoba di kampung baru.

Tampak beberapa saat setelah posko berdiri, masyarakat kelihatan antusias dengan membantu membuatkan penerangan di posko.

Keberadaan personel di Posko tersebut adalah dengan melihat situasi dan kondisi. “Lebih kurang 7 hingga 10 hari anggota Polri dan prajurit TNI akan stand by di posko secara bergiliran,” kata Kapolres Eko.

“Harapannya dalam waktu maksimal 10 hari sudah terbentuk semacam people awareness atau kepedulian dari masyarakat untuk menolak segala bentuk pengaruh markoba di kampung mereka,” kata Kapolres mengakhiri penjelasannya. (darmawan)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.