Kata Bupati Ok Arya Soal PT Kwala Gunung ‘Bukan ku Rampok Tanah Orang, Itu Tanah Negara’

M24.CO |BATU BARA
Terkait gugatan PT Kwala Gunung ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan prihal penyerahan lahan seluas 50 hektar oleh Bupati Batu Bara kepada Kodam 1/BB melalui Korem 022/PT berikut pengamanan lahan 300 hektar yang akan digunakan untuk kepentingan umum, mendapat tanggapan dari bupati Batu Bara H.OK Arya Zulkarnain SH,MM, Selasa (18/10).

Menurut bupati, Pemkab Batu Bara akan terus maju menghadapi jika gugatan dilakukan PT Kwala Gunung nantinya.”Kalau mau menggugat mana alas gugatnya. Ada nggak HGU-nya, kalau nggak ada nggak bisa gugat”, kata bupati menjawab metro24, kemarin (17/10/2016) usai penyerahan kartu PKH di RSUD Batu Bara itu tadinya.

Dalam hal itu, OK Arya mengaku tidak peduli apapun yang akan dibuat PT Kwala Gunung.”Bukan ku rampok tanah orang, itu tanah negara. Harus diurus dan lengkapi dulu HGU-nya, kalau tidak apapun yang dibuat orang itu kami tidak peduli. Rekomendasi DPRD sesuai Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) sudah ada, dan sudah ada perjanjiannya untuk memberikan tanah seluas 300 hektar kepada Pemkab Batu Bara, tapi itu tidak terealisasi. Itulah yang kita ambil. Sekarang Pemkab Batu Bara yang akan menuntut, mana HGU-nya. Kalau tidak ada HGU tapi tetap panen – panen juga, maka itu diduga korupsi, bisa ditangkap KPK”, tegas OK Arya.

Lebih jauh dijelaskannya, RUTR sudah selesai untuk lahan perkantoran, itupun dasarnya adalah surat PT Kwala Gunung yang menyerahkan.
“Bukan kami yang enak – enak saja mengalokasikannya itu. PT Kwala Gunung boleh memperpanjang HGU-nya tapi diluar lahan yang 300 hektar”, sebut bupati. (hari) 

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.