Nyamuk Aedes Aegypti mengancam, ini pesan Kadis Kesehatan Tapteng

83

ROMMY-TAPTENG | Mengingat cuaca extrim yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Tapteng Freddy Situmeang menghimbau seluruh masyarakat Tapteng, agar tidak bermalas-malas dalam menjaga kebersihan.

“Musim hujan ini, masyarakat harus rajin dalam membersihkan pekarangan rumah. Karena nyamuk tentunya akan mudah berkembang biak saat musim hujanm, terlebih yang sangat perlu kita waspadai adalah nyamuk Aedes Aegypti, karena inilah jenis nyamuk yang mematikan,” ungkap Freddy beberapa waktu lalu saat reses DPRD Tapteng, Selasa (14/11).

Dijelaskannya, yang dapat dilakukan untuk menghindari perkembang biakan nyamuk ini, maka perlu dilakukan 3M yaitu, Menguras, ini dapat dilakukan untuk selalu menguras bak mandi untuk mencegah pemberantasan akan jentik-jentik nyamuk Anopheles, Dan selalu mengganti akan air vas bunga, dan menaburkan bubuk abate pada bak mandi setelah selesai dikuras hal ini dimaksudkan untuk apabila nyamuk Anopheles ini bertelur pada bak mandi jentik-jentiknya akan mati, Menutup, selalu menutup akan tempat-tempat penampung air yang ada di rumah dengan rapat-rapat, atau dapat sahabat gunakan ikan pada penampungan air untuk tujuan memakan jentik-jentik nyamuk malaria, Mengubur, usahakan agar selalu mengubur akan barang-barang bekas yang dapat menampung air.

“Inilah 3 hal yang harus dilakukan. Jika masyarakat ingin mendapatkan bubuk abate, silahkan datang ke puskesmas atau kekantor dinas kesehatan Tapteng, sehingga bak mandi kita bisa terus di taburi bubuk abate. Nyamuk ini sangat istimewa, waktunya menggigitpun ada pagi dan sore hari, yaitu pukul 09.00-11.00 WIB dan pukul 15.00-18.00 WIB. Waspadai gigitan nyamuk jam yang ditentukan ini,” tegasnya.

Loading...