Padangsidimpuan butuh pemimpin Akomodatif

23

SIDIMPUAN-M24 |Masyarakat di Kota Padangsidimpuan lebih membutuhkan calon pemimpin yang akomodatif, dibanding yang cerdas. Karena, pemimpin yang akomodatif dinilai mampu merangkul seluruh kalangan masyarakat. Sebaliknya pemimpin yang cerdas, tidak bisa mengayomi dan cenderung egois.

Demikian dikatakan pengamat politik senior Kota Padangsidimpuan, Ahmad Effendi Nasution. Menurut dia, ke depannya masyarakat Padangsidimpuan lebih membutuhkan pemimpin yang mampu mengayomi seluruh kalangan, guna terwujudnya percepatan pembangunan. “Untuk apa pemimpin yang cerdas, kalau tidak bisa merangkul seluruh kalangan,” tukasnya ketika ditemui M24, Rabu (23/5/2018).

Dijelaskannya sistem kepemimpinan yang akomodatif dapat menggerakkan seluruh komponen yang ada, terutama dalam tatanan pemerintahan. Sehingga, program yang sudah disusun bergerak secara bersama dan percepatan pembangunan di Padangsidimpuan pun dapat segera tercapai.

“Tak berdinaspun sebenarnya tidak ada masalah, karena pemerintahannya akan tetap jalan. Makanya, pemimpin itu tidak perlu cerdas, tapi akomodatif,” imbuhnya.

Menurutnya, Kota Padangsidimpuan tidak membutuhkan pemimpin ‘one man one show’. “Karena karakter calon pemimpin seperti ini tidak memiliki kepercayaan kepada bawahan dan tidak terlepas dari wakilnya,” sebutnya.

Ditanya tentang visi-misi pasangan calon (paslon) Walikota/Wakil Walikota Padangsidimpuan saat ini, pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padangsidimpuan itu menyatakan, visi-misi yang diusung masing-masing paslon tentunya berorientasi kepada percepatan pembangunan.

Namun, ada visi-misi yang simple namun langsung menyentuh langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Ke depannya, masyarakat juga tidak membutuhkan calon pemimpin yang lebih banyak retorika dan saat ini warga sudah memiliki banyak penilaian tentang calon pemimpin yang hanya pandai beretorika. (zia)

Loading...