Pak Kapoldasu! Polres Asahan Tertutup Soal Ops Zebra, Ada Apa Ya? 

img_20161123_140804

M24.CO|ASAHAN

Sudah sepekan pelaksanaan Ops Zebra Toba 2016 berlangsung, namun pihak Sat Lantas Polres Asahan enggan memberikan data berapa jumlah pelaggaran yang ditindak dengan alasan tidak ada izin dari atasanya.

Hal itu dikatakan Iptu DR Rajagukguk selaku Kaurmintu Satlantas Polres Asahan ketika dikonfirmasi via telpon selulernya, Selasa (22/11/2016), upaya konfirmasi langsung sudah dilakukan oleh M24.CO dengan cara mendatangi kantor Sat Lantas Polres Asahan di Jalan HOS Cokroaminoto Kisaran.

Awalnya dijumpai Bripka H Simangunsong dibagian bamin tilang, oleh yang besangkutan diminta langsung ke Kaurmintu Iptu DR Rajagukguk dan saat ditemui tidak berada ditempat dan ketika dikonfirmasi via telpon mengatakan coba minta sama bamin tilang dan ketika dijelaskan jika yang bersangkautan mengatakan tidak memiliki kewenangan oleh perwira dengan pangkat balok kuning dua dipundak itu.

“Sabar nanti saya tanyakan berapa jumlah pelanggaran yang ditindak selama sepekan ini,” katanya.

Sangat disayangkan berselang beberapa menit kemudian perwira itu kembali menghubungi M24.CO dan mengatakan, coba hubungi Kasat Lantas sebab pihaknya tidak boleh memberikan keterangan tanpa sepengetahuan pimpinanya, ” coba tanya Kasat Lantas, kami tidak boleh memberikan keterangan tanpa seizin beliau ” ujar Iptu DR Rajagukguk dari ujung selulernya.

Sementara Kasat Lantas Polres Asahan AKP Rikki Ramadhan SIk ketika dikonfirmasi telpon genggamnya tidak aktif dan sedang berada diluar kota, ” Kasat Lantas tidak ada ditempat dan sedang berada diluar kota ” ujar personil Polisi dilingkungan Sat Lantas Polres Asahan tersebut.

Sementara pantauan dilapangan Sat Lantas Polres Asahan selama Ops Zebra Toba 2016 ini terus melakukan razia dititik – titik potensial guna menjaring pengendara kendaraan bermotor yang melanggar peraturan berlalulintas, ratusan kendaraan bermotor roda dua ditahan di halaman Kantor Sat Lantas dan tidak semua kendaraan bisa diambil setelah membayar denda ke negara sesuai dengan putusan Pengadilan Negeri (PN) Kisaran sebagaimana yang perna disampaikan Kasat Lantas AKP Rikki Ramadhan beberapa waktu yang lalu saat dikonfirmasi M24.CO. (Susilawadi)

Loading...
author