Parlaungan Simangunsong : Bongkar Bangunan SMPN 7

320
Parlaungan Simangunsong
Parlaungan Simangunsong
Parlaungan Simangunsong
Parlaungan Simangunsong

M24.CO|MEDAN
Anggota komisi D DPRD Medan Parlaungan Simangunsong ST mendesak Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan segera membogkar bangunan gedung SMPN 7 Medan di Jl Adam Malik. Pasalnya, biaya pembangunan gedung bersumber dari APBD Pemko Medan sekitar Rp 3 M tidak memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) sehingga dikuatirkan kontruksi bangunan asal asalan.

Penegasan ini disampaikan Parlaungan Simangunsong kepada wartawan di gedung dewan, Selasa (11/10/2016) menyikapi pembanguan gedung SMPN 7 yang tidak memiliki izin namun tidak ada tindakan dari Dinas TRTB. “Dinas TRTB harus tegas terkait aturan yang berlaku. Jangan pilih kasih menjalankan hukum,” ujar sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Medan ini.

Dikatakannya, Dinas Perumahan Pemukiman (Perkim) Kota Medan selaku pelaksana proyek harus taat dengan peraturan. “Seharusnya Pemko Medan memberi contoh baik bagi masyarakat. Dimana setiap bangunan harus memiliki izin kendatipun itu milik pemerintah, soal retribusi nya nol ya lihat nanti,” cetus politisi Demokrat ini.

Parlaungan juga mengingatkan Pemko selaku pembuat Perda brsama DPRD malah mempertontonkan kepada masyarakat untuk melanggar Perda itu sendiri.

“Pembangunan suda jelas tidak ada izin, bangunan milik Pemko malah Pemko membiarkan begitu saja tanpa tindakan. Ini kan memalukan, seharusnya hukum itu sama kepada siapa saja,’ tegas mantan Ketua Komisi D DPRD Medan yang membidangi pembangunan ini.

Terkait pembangunan gedung SMPN 7 Medan, Kepala Dinas TRTB Kota Medan Ir Syamporno Pohan ketika ditemui wartawan di gedung DPRD Medan, Selasa (11/10) mengaku bangunan SMPN 7 Medan belum memiliki SIMB bahkan belum ada membuat permohonan.

“Izin tidak ada, surat stop pembangunan sudah kita kirim. Prosedurnya, kalau pembangunan masih berlanjut baru kita bongkar,” cetus Syampurno.

Sebagaimanan diketahui aktifitas pembangunan terus berlanjut tanpa hambatan dan bangunan fisik sudah berlangsung sekitar 50 persen. Sedangkan papan plang SIMB belum ada terlihat dilokasi bangunan. (red)

Loading...