Pembuktian Edy-Ijek di 100 hari kerja

24

MEDAN – M24 | Cagubsu Edy Rahmayadi buka-bukaan terkait Sumatera Utara (Sumut), yang dikategorikan masih tertinggal jauh dibanding daerah lain di Indonesia.

Bahkan dari hasil survei, kata mantan Pangkostrad ini, dari 14 juta penduduk Sumut ada 1, 4 juta hidup dalam kekurangan, apalagi masyarakat pesisir pantai. Padahal kekayaan Sumut jika dikelolah dengan baik, maka diyakini kehidupan masyarakatnya akan jauh lebih baik, khusunya faktor ekonominya.

“Kita harus jujur, Sumut ini mau diapain,” ujar Edy sambil melempar senyum kepada insan pers dalam acara dialong serta silaturahmi dengan awak media di rumahnya Jl Karya Amal No 29, Medan Johor, Rabu (6/6/2018).

Hadir dalam acara itu, Ketua PWI Sumut H. Hermansjah, Ketua IJTI Sumut Budi Amin Tanjung, Aliansi Media Cyber, Pemimpin Redaksi dan pemilik media. Teuku Hasyimi SE, dari Harian Metro24, T Jasa Said dari HR Waspada, Maksin dari HR Orbit dan Rony Simon Mingguan Gebrak, serta insan pers yang tak disebut satu persatu.

Dalam dialog yang dimulai sejak pukul 17.00 Wib tersebut, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung, ini mengajak para awak media untuk saling bekerjasama membangun Sumut.

“1, 4 juta penduduk dari 14 juta dan bisa makan 1 hari 1 kali saja sudah syukur. Kita harus jujur di Sumut ini mau diapain. Sumut tanpa media tak maju. Kalaupun kita bangun Sumut, ayo kita sama-sama. Ini penomena dan kalau seperti ini.Tunggu 28 oktober jika saya dilantik jadi Gubsu,”ujar Edy disambut tepuk tangan.

Kata Edy, dinasti saat ini merupakan dinasti yang gagal. “Kalau kita keliling dunia, Indonesia paling susah sama dengan India. Kita kaya sekali. Kalau karena kurang makan, itulah salah pengelolah bangsa ini dan kalau akhlak itulah tugasnya para ustadz. Jagan pernah ada orang yang datang memecah belah kita, mengadu domba dan kianati kita,”tegas Edy.

Edy sendiri pernah menegaskan kepada Djarot jangan mengganggu masyarakat Sumut. “Kamu datang mencari kerja, jangan ganggu masyarakat Sumut. Tapi kalau kamu ganggu, saya gilas kamu,”tandas Edy.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Sumut, H. Hermansjah, yang membuka dialog dengan Cagubsu Edy Rahmayadi mengatakan, kalau wartawan dan insan pers dituntut untuk memberitakan yang benar. Beliau menilau kalau Edy Rahmayadi merupakan sosok yang sangat terbuka.

“Maka kita sudah saksikan dan bg Edy ditengah-tengah kita mengajak silaturahmi dan beliau ingin bersahabat dengan pers dan pers bekerja dengan UUD Pers No 40 tahun 1999,”ujar Hermansjah. (Dedi)

Loading...