Pj Bupati Tapteng  Jenguk Korban Banjir Bandang

bupati-tapteng
M24|TAPTENG

Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Drs Bukit Tambunan MAP, Selasa (29/11/2016), mengunjungi lokasi dan korban banjir bandang Desa Hutagurgur, Kecamatan Sibabangun, Tapteng.

“Kejadian itu sebagai peringatan dan cobaan, karena cobaan tercipta bersamaan dengan jalan keluar. Jangan fokus pada cobaannya tapi fokuslah pada jalan keluarnya. orang yg kuat dan sabar adalah orang yg berjaya menyembunyikan perasaan sedihnya kepada orang lain, dan sentiasa mengukir senyuman dengan ikhlas,” ujar Bukit.

Masih kata Bukit, orang yang kuat itu adalah orang yang sabar dan ikhlas ketika ditimpa musibah. Jika cobaan hidup berat, berarti orang yang diberi cobaan adalah seorang yang hebat, karena hanya orang hebat yang di beri cobaan yang berat. Menjadi sabar dan ikhlas memang tak mudah, tapi itu harus. Belajarlah untuk menerima arti kehilangan dan penantian.

Dipaparkannya, saat ini cuaca ekstrim melanda sebahagian besar wilayah Indonesia. Bukan hanya Tapteng, banjir dan longsor juga dialami daerah – daerah lain. Dengan kondisi ini, Bukit menegaskan, Pemerintah telah siap berada ditengah – tengah masyarakat, melindungi dan mencari jalan keluar agar musibah tidak terulang lagi.

“Saat ini sedang musim penghujan. Segala masalah akan kita cari jalan keluarnya. Dari yang saya lihat, untuk menghindari musibah susulan, kita harus menghindar, jangan bertahan. Sekitar lokasi banjir akan kita tata ulang. Memberikan yang tebaik buat masyarakat adalah tugas Pemerintah,” papar Bukit, sembari meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Tengah, dan pihak – pihak terkilait, melakukan langkah penanggulangan dengan reaktif dan tepat sasaran.

Diakuinya, hinga saat ini bantuan yang diberikan belum memadai. Namun bukan berarti korban harus larut dengan kesedihan. Ia berjanji akan terus memperhatikan langkah – langkah apa yang harus diambil agar korban dapat kembali melakukan rutinitas kehidupan dengan normal.

“Jangan jadikan musibah sebagai alasan untuk berdiam diri. Jikapun pakaian hanyut semua, anak – anak harus tetap sekolah, orangtua harus tetap bekerja,” imbuh Bukit.

Dalam kunjungannya, Pj Bupati Tapteng juga mendapat banyak masukan dari masyarakat dan para korban. Termasuk mendatangkan alat berat untuk merokalisasi daerah aliran sungai Hutagurgur. Disamping itu, korban juga meminta agar Pj Bupati Tapteng mencarikan pemukiman baru buat para korban, karena lokasi pemukiman yang dihantam banjir, sudah sangat tidak layak untuk ditempati.

“Kami berharap pak Bupati dapat mencarikan pemukiman baru buat kami, karena lokasi tersebut sangat sudah tidak nyaman lagi untuk di huni,” ucap Marislan Aritonang, salah seorang korban banjir.(Andreas)

Loading...
author