Puluhan ribu warga Tapteng belum dapat E-KTP

41

Rommy-Tapteng | Hingga tahun 2018, Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) nyatakan bahwa sebanyak 47.771 orang warga Tapteng belum memiliki KTP-el (elektronik).

Kepala Disdukcapil Tapteng Sunaryo Sipahutar melalui Sekretaris Disdukcapil Tapteng Ampuan Naibaho mengatakan, sebanyak 239.370 orang warga Tapteng yang wajib KTP-el, yang sudah melakukan perekaman KTP-el masi sebanyak 198.695 orang sejak Januari sampai Desember 2017. “Jumlah yang belum perekaman sampai saat ini 47.771 orang,”ujar Ampuan.

Dikatakannya, beberapa penyebab masi tingginya angka warga yang belum melakukan perekaman KTP-el dikarenakan beberapa hal, diantaranya sempat terjadi kekosongan Blangko KTP-el secara Nasional.

“Kekosongan sejak Agustus 2016, dan blangko kembali datang sejak April 2017 sampai November 2017 sebanyak 21.500 keping blangko. Yang sisa sampai saat ini sebanyak 500 keping,”ucap Ampuan.

Disinggung terkait kendala lainnya penyebab masi banyaknya warga yang belum memiliki KTP-el, Ampuan menuturkan yaitu terjadinya gangguang pada jaringan saat hendak mencetak KTP-el.

“Kendala masyarakat saat mengurus KTP-el, yang pertama mereka datang kami tidak bisa mengeluarkan KTP karena jaringan bermasalah,”tutur Ampuan yang diamini oleh Anastasia Fedora yang membidangi Sistim Informasi Administrasi Kependudukan.

Selain itu, lanjut Ampuan, masi kurangnya kesadaran masyarakat terkait pentingnya dokumen kependudukan, dimana banyak warga saat ini yang telah tinggal diluar daerah namun belum mengurus surat pindah. “Masyarakat kita banyak diluar daerah, tapi tidak mengurus surat pindah. Tetap dia tercatat di tapteng,”jelasnya.

Disinggung langkah yang dilakukan pihaknya untuk menekan banyaknya warga yang belum melakukan perekaman KTP-el, Ampuan menyebutkan selama tahun 2017 pihaknya melakukan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung pemukiman warga yang belum melakukan perekaman KTP-el.

“Khususnya untuk perekaman yang kita lakukan selama 2017 adalah dengan melakukan perekaman dengan jemput bola kepada masyarakat,”katanya.

Untuk menghindari masyarakat dalam kendala kepengurusan kepentingan yang membutuhkan KTP-el dan dokumen kependudukan lainnya, dihimbau agar warga dapat secepatnya melengkapi segala dokumen kependudukannya.

“Kami himbau kepada masyarakat kabupaten tapteng yang belum melakukan perekaman dan memiliki KTP-el dan dokumen kependudukan lainnya agar melakukan perekaman di kecamatan atau langsung ke dinas dukcapil tapteng dengan membawa kartu keluarga. Yang sering datang sama kita, kalau dia dalam keadaan sakit sementara mereka tidak memiliki KTP-el maka tidak akan diterima bila mengurus BPJS, ke Bank juga demikian, semua harus dengan KTP-el,”imbuhnya.

Loading...