Selokan Tumpat, Air Hujan Genangi Jalan Tj.Balai

tumpet
M24.CO|TANJUNGBALAI

Meski hujan dikota Tanjungbalai tidak berlangsung lama, diperkirakan hanya sekitar setengah jam, namun akibat selokat atau parit tumpat, jalan Julius Usman, Kel. Pantai Burung, Kec. TB-Selatan tergenang air kondisi ini disebabkan Saluran drainase yang tumpat, Jumat (26/11).

Menurut salah seorang warga sekitar, H Panjaitan, banjir itu disebabkan, tidak berfungsinya dengan baik saluran air/drainase, akibatnya air hujan yang turun tidak bisa tertampung. “Pasir lumpur dan sampah yang menyumbat aliran parit, sudah lama tidak dibersihkan, cemano ondak mangali airnya ,” kata Panjaitan berlogat Tanjungbalai melanjutkan, untung tidak lamo hujannyo.

Sedangkan ditempat lain, jalan Jend Sudirman, Pahlawan juga jadi langganan banjir apabila hujan. “Bisa bisa masuk ke rumah dinas ketua Pengadilan Negeri TBA yang berada didekatnya”, Ucapnya sambil berlalu.

Hal senada juga dikatakan Ridwan Simamora yang akrab disapa Kep Duan mengatakan, jika hujan turun maka jalan tersebut dipastikan banjir dan becek ,“Hujan turun maka jalan ini akan digenangi air. Karena saluran drainase tumpat dan membuat air meluap ke badan jalan,” ucapnya.

Ridwan Simamora mengakui bahwa banjir badan jalan tersebut akibat kurang pedulinya Pemko Tanjungbalai Cq Dinas Kebersihan dan dinas lainnya yang berkompeten, terhadap keadaan selokan atau aliran parit yang ada dikiri kanan badan jalan. Sehingga setiap hujan turun jalan dipastikan digenangi air akibat selokan tidak berfungsi lagi, gara-gara tertimbun sampah maupun pasir.

Dia menambahkan, kondisi tersebut sudah berlangsung lama atau lebih dari setahun. Namun belum ada tanda-tanda dari pemerintah untuk melakukan perbaikan drainase yang tumpat.

“Lebih setahun macam begini di sini bos, tak ada ku tengok dilakukan pengorekan atau pembersihan drainase yang tumpat dari dinas terkait, akibatnya, setiap hujan turun, air terus menggenangi badan jalan,” ucapnya.

Warga berharap, agar Walikota Tanjungbalai memalui Dinas terkait, segera memerintahkan anggotanya untuk melakukan pembersihan saluran air tersebut dari tanah, lumpur, pasir dan sampah sehingga genangan air tidak terjadi lagi.

Pantauan dilapangan, tumpatnya drainase dan banyaknya sampah membuat genangan air merendam badan di Kel. Pantai Burung, Kec. TB-Selatan Kota Tanjungbalai.(ambon)

Loading...
author