Sukanto Tanoto Ikut Membangun Indonesia

the-heritage-uniland-1280x658-715x400

Teks Foto: Jurnalis dari Forum Wartawan Legislatif DPRD Propinsi Riau berkunjung ke The Heritage.

M24.CO|MEDAN

Sebanyak 14 jurnalis dari Forum Wartawan Legislatif DPRD Propinsi Riau berkunjung ke The Heritage yang berada di Kompleks Uniland Plaza, Jalan Irian Barat Medan.

Kunjungan tersebut untuk lebih mengenal sejarah sosok salah satu pengusaha sukses Indonesia yang lahir di Belawan, pada 25 Desember 1949, hingga mampu membangun sejumlah perusahaan besar di Indonesia.

Sukanto Tanoto yang lahir dengan nama Tan Kang Hoo, mendirikan perusahaan yang bernama PT Raja Garuda Mas (RGE/Royal Golden Eagle) yang awalnya adalah perusahaan lokal, dan berkat kerja keras serta keuletan beliau berkembang menjadi perusahaan berskala Internasional.

Bisnis ini meliputi empat area operasional: yaknj pulp dan kertas (APRIL – Asia Pacific Resources International Holding Ltd dan Asia Symbol), kelapa sawit (Asian Agri dan Apical), rayon dan pulp khusus (Sateri International) serta energi (Pacific Oil & Gas).

Sukanto Tanoto selalu menekankan bahwa setiap bisnis yang dijalankan haruslah bermanfaat bagi negara, masyarakat, lingkungan, dan perusahaan itu sendiri.

Sehingga setiap bisnisnya senantiasa melaksanakan beragam program Corporate Social Responsibility (CSR), bahkan pada tahun 1981, Sukanto Tanoto dan keluarganya juga mendirikan Tanoto Foundation untuk membantu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan pencapaian manusia.

Bekerja di sektor pendidikan, pelayanan kesehatan dan penanggulangan bencana-bencana alam, Tanoto Foundation menyediakan beasiswa kepada murid dan honorarium kepada para guru dan turut mendirikan sekolah serta mendistribusikan perlengkapan dan buku sekolah.

Tanoto Foundation juga menyediakan pelayanan kesehatan di daerah terpencil dan bantuan tanggap-cepat (rapid-response) untuk penanggulangan gempa bumi dan bencana alam lainnya.

Sukanto Tanoto adalah anggota dari sejumlah organisasi internasional, seperti INSEAD International Council, the Wharton Board of Overseers, the Wharton Executive Board for Asia dan berbagai organisasi lainnya yang bergerak di bidang pendidikan, komunitas dan industri.

Beliau juga mendapatkan Wharton School Dean’s Medal Award, dengan kiprahnya sebagai individu yang berkontribusi dalam membesarkan ekonomi global dan peningkatan taraf hidup masyarakat di dunia. Sebelumnya, penerima penghargaan bergengsi ini termasuk para kepala negara, pemenang Nobel Prize, pendiri dan CEO dari berbagai perusahaan terkemuka.

Ketua Forum Wartawan Legislatif DPRD Riau, Ariya mengatakan, kunjungan singkat ini sangat berarti bagi mereka untuk lebih mengenal sosok Sukanto Tanoto yang merupakan pengusaha sukses asal Medan ini sangat besar kontribusinya bagi masyarakat Riau.

Kami sangat terkesan dengan perjuangan Sukanto Tanoto yang begitu gigih membangun perusahaan hingga menjadi besar. Selama ini, masyarakat Riau sangat terbantukan, terutama di bidang perkebunan kelapa sawit,” pungkasnya yang meliput di Gedung DPRD Riau.

Sejarah berharga ini akan mereka sampaikan kepada masyarakat Riau, lewat pemberitaan, betapa pentingnya sebuah kegigihan untuk mencapai kesuksesan, seperti yang ditunjukkan Sutanto Tanoto.

Sementara itu, Humas Asian Agri, Lidia Veronika Ginting mengucapkan terimakasih atas kunjungan belasan jurnalis asal Riau ke Medan dan berkunjung ke The Heritage.

“The Heritage ini merupakan milestone dari group RGE (Royal Golden Eagle) yakni group perusahaan yang didirikan oleh Bapak Sukanto Tanoto. Dari sini kita bisa mengetahui bagaimana perjuangan beliau yang luar biasa dalam membangun perusahaan dengan tetap mengutamakan nilai-nilai luhur untuk menjadi perusahaan yang barmanfaat bagi banyak orang, bangsa dan lingkungan.

Salah satunya adalah Asian Agri Group, yang telah berhasil menjadi pioner plasma di Indoneaia dengan mengelola 60.000 Ha kebun petani. Bahkan sejak 2012 juga telah dikembangkan kemitraan dengan petani swadaya, hal ini bertujuan agar keberadaan perusahaan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh banyak orang,” katanya.

“Jadi The Heritage ini bukan hanya gambaran Sukanto Tanoto berjuang keras membangun group usahanya, namunnya juga bagaimana group usaha beliau turut membangun Indonesia,” ujarnya.(rel/winsah)

Loading...
author