Warga Karang Sari Dan TNI AU Bentrok, Satu Orang Dipukuli

1396
Warga yang dipukuli tentara
Warga yang dipukuli tentara
Warga yang dipukuli tentara

M24.co-MEDAN-

TNI AU mengamuk dan bentrok setelah ratusan warga Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia yang memblokir jalan, Senin (15/8/2016), terkait sengketa lahan. Ditambah lagi warga meminta temannya yang diamankan dan disiksa segera dibebaskan.

“Jangan kalian siksa kami. Kalian TNI tugasnya bukan menyiksa warga. Tentara apa kalian main siksa? Enggak ada etika kalian,” teriak sejumlah ibu-ibu, Senin (15/8/2016) dilokasi.

Mendengar teriakan itu, petugas TNI AU meminta warga bubar. Petugas meminta warga tidak memblokir jalan.

“Tolong semuanya mundur. Kami ini enggak ada niat mau kasar. Tapi jangan dorong-dorong seperti ini,” kata petugas TNI AU.

Sejumlah ibu-ibu histeris melihat tentara menyiksa salahsau warga.  Namun TNI AU tetap menarik pria yang mengenakan jaket hitam itu. Pria tersebut ditendangi berkali-kali di areal TNI AU.

“Pak, jangan disiksa begitulah. Kok sudah seperti penjajah kalian. Kami ini masyarakat kecil,” teriak seorang perempuan.

Seorang pria yang dipukuli dan ditendang terlihat tersungkur berkali-kali ke tanah. Bahkan, suara tendangan dan hantaman terdengar begitu keras saat sepatu boots TNI AU menempel di kepala pria tersebut.

Komandan Lanud Soewondo, Kolonel Ariefien langsung meminta anggotanya untuk tidak kembali melakukan pemukulan. Ariefien meminta agar semua pasukan TNI AU tenang.

“Jangan dipukuli! Sudah, sudah. Diamankan saja. Enggak ada yang boleh main kekerasan,” teriak Ariefien.

warga blokir jalan dengan membakar ban bekas
warga blokir jalan dengan membakar ban bekas

Bentrok makin pecah, setelah TNI AU memadamkan ban bekas yang tengah dibakar warga. Tak terima, warga melakukan perlawanan.

“Kenapa kalian padamkan? Siapa kalian rupanya?” teriak warga sembari melempari sisa bungkus air mineral

Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic dan Kasat Intel Polresta Medan Kompol Harry Azhar meminta warga untuk tenang. Kedua perwira polisi ini berusaha keras meredam emosi warga.

Hingga saat ini, aksi blokir jalan masih berlanjut. Sejumlah pengendara terlihat ketakutan ketika bentrokan warga dan TNI AU pecah.(red)

Loading...