Persoalan Papan Reklame Bermasalah tak Pernah Tuntas

MEDAN|Menjamurnya papan reklame di zona larangan menunjukkan inkonsistensinya Pemko Medan dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan menertibkan reklame bermasalah. Apalagi papan reklame tersebut tepat berada di depan kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro.

Wakil Ketua Pansus Reklame, Godfried Effendi Lubis, secara tegas menyebutkan apapun informasi yang terpampang di papan reklame jika berdiri di zona larangan harus diturunkan. Sebab sudah ada Perda Nomor 11/2011 tentang Pajak Reklame.

“Itu tidak betul. Yang ada saja harus turun apalagi baru berdiri,” tegasnya, Kamis (7/9).

Loading...

Tidak hanya itu, pengaturan letak papan reklame yang dekat area perkantoran, kantor pemerintahan, rumah ibadah dan sekolah tidak dibenarkan. Jarak minimal 200 meter dari lokasi yang telah disebutkan.

Apalagi, sambung politisi Gerindra ini, informasi yang tertera pada papan reklame di depan kantor Gubernur Sumut tersebut berisikan materi ucapan selamat merayakan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Siapapun oknum yang mendirikan reklame di zona larangan dipastikan menyalahi aturan. Idul Adha sudah berlalu. Mana mungkin mereka tak tahu itu lokasi larangan reklame. Tak ada alasan, itu harus turun,” ketusnya.

Loading...