2 bandit jalanan rampas HP pelanggan taksi online

18

Tiopan – Helvetia | Zulfahmi Siregar (28) dan Randi Andrian (26) mendekam di sel tahanan Polsek Helvetia Medan. Keduanya diringkus lantaran merampas HP milik Grance Audira Nainggolan (18) warga Jln Asrama, Gg Rel, Medan Helvetia.

Kanit Reskrim Polsek Helvetia Iptu M Rian, Senin (7/5) menjelaskan, dari kedua pelaku, pihaknya mengamankan barang bukti berupa 1 kreta Honda Vario warna hitam BK 6606 AGU milik pelaku dan 1 HP Vivo5 milik korban.
Keduanya melakukan aksi, ketika Grace dan kedua rekannya menunggu taksi online di Jln Setia Luhur, Kel Dwikora, Medan Helvetia, Sabtu (29/4).

Ketika itulah, pelaku yang berboncengan kreta merampas Hp korban. Selanjutnya korban melaporkan kasus itu ke Polsek Helvetia dengan No. LP/332/V/2018/SU/POLRESTABES MEDAN/SEKTOR HELVETIA.
Dari penyelidikan, kata M Rian, pihaknya mendapat informasi akan ada seseorang menjual HP korban. “Kita menyamar sebagai pembeli dan berjanji akan melakukan transaksi di Jln Pancing tepatnya di kawasan MMTC Medan,” ungkap M Rian.

Dari situlah, pihaknya mengamankan Bagus. Kepada polisi Bagus mengaku HP dibeli dari seseorang bernama Bika seharga Rp1,5 juta. Setelah itu, Bika ikut diamankan dan menyebut ia diminta Zulfahmi Siregar untuk menjual HP tersebut. Dilanjutkan M. Rian, petugas lalu mengamankan Zulfahmi dari kediamannya di Jln Tani Asli, Sunggal, Deliserdang.

Setelah diintrogasi, petugas kemudian mengamankan rekannya Randi Adrian dari Jln Banteng Medan berikut kreta yang digunakan pelaku. “Kedua pelaku dikenakan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” sebutnya.

Loading...