2 mantan honorer Pemko Medan ancam bunuh ayah

73

PERCUT-M24 | Semenjak dipecat karena jarang masuk kerja, dua mantan honorer di Pemko Medan ini, kerap bertindak kasar pada ayah mereka Amas Muda Harahap (65). Teranyar, mereka mengancam akan membunuh ayah mereka. Tak tahan dengan perlakuan anaknya, Amas mengadu ke polisi.

Amas yang tinggal di Kebon Pasar 10, Desa Bandar Khalipah, Kec Percut Sei Tuan, melaporkan tiga anak lelakinya ke Polsek Percut Sei Tuan, Minggu (20/5) siang. Dari tiga anaknya, dua di antaranya merupakan mantan honorer di Pemko Medan.

Mereka adalah Besli Efendi Harahap, mantan honorer Dinas Perhubungan dan Marah Halim Harahap, mantan honorer Satpol PP. Seorang lagi anaknya yang dilaporkan adalah Adi Harahap.

Pagi itu, korban tiba-tiba dimaki dan diancam dengan pisau oleh ketiga anaknya. Perlakuan itu diterimanya sejak beberapa bulan lalu kedua anaknya dipecat dari pekerjaan karena jarang masuk kerja.

“Tak hanya memaki, malah sering mengancam pakai pisau dan merusak barang yang ada di rumah,” kata korban yang saat didampingi anak perempuannya Herlinawati ditemui di Polsek Percut Sei Tuan.

Sementara menurut Herlinawati, ketiga pelaku yang merupakan anak ketiga, keempat dan kelimat tersebut selalu memperlakukan ayahnya dengan kasar.

“Dibilangnya orang tua yang hanya tau sholat aja dan nggak mikirin mereka. Hanya mikirkan kedua anak perempuannya saja, saya dan adik saya Khairunisa,” ungkap Herlinawati kepada M24.

Selanjutnya Herlinawati menuturkan semenjak saudara-saudaranya tidak bekerja lagi, ketiganya tinggal bersama dengan korban. “Padahal seharusnya mereka yang bantu orangtua, ini malah memberatkan orangtua. Padahal kami yang perempuan bekerja sebagai pembantu,” tuturnya.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri kepada M24 mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui hal itu. “Mungkin masih di SPKT, nanti saya cek,” katanya. (irwan)

Loading...