2 Polisi Terlibat Narkoba, Ultimatum Kapolda Rycko tak Dianggap

108

WAN – SERGAI | Kapolda Rycko mengultimatum masyarakat. “Hari ini saya kembali mengatakan kepada masyarakat, jangan coba-coba menjadi bandar ataupun pengedar. Nanti akan saya rilis di depan ruang jenazah,”kata kapolda saat melakukan pemusnahan puluhan kilo sabu dan ganja serta ekstasi di depan gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Jumat (31/3/2017).

Lalu bagaimaa kalau yang terlibat dalam jaringan narkoba adalah oknum polisi ? Seperti halnya tangkapan Sat Narkoba Polres Sergai. Aiptu BS, bertugas di Dit Narkoba Polda Sumut dan Bripka MTH bertugas di Sat Shabara Polres Sergai. Keduanya disyaki terlibat dalam jaringan barang haram ini.

Salah satu dari keduanya diamankan dalam sebuah penggrebekan pada Rabu (29/3/2017) malam. Bersama seorang wanita berinisial J (24), warga Pantai Cermin dan ZAEH (38), warga Jalan Tempuling.

Penggrebekan dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Ras M Tarigan, di kawasan Perbaungan. Selain mengamankan para tersangka juga disita 2 mobil, 2 ons sabu timbangan elektrik dan 5 buah HP. Para tersangka saat ini menjalani pemeriksaan di Mapolres Sergai.

Meski dibenarkan Kasat Narkoba, namun Kapolres Sergai AKBP. Eko Suprihanto, belum bisa memberikan keterangan. “Belum bisa kita expos,”ucap Kapolres.

Sedangkan kasat sendiri menegaskan kalau kasusnya masih dikembangkan. “Iya ada cuma masih kita kembangkan memang ada keterlibatan oknum,”ucap kasat.

Loading...