2 Tahun Merantau, Maling Lembu Tak Kuat Menahan Rindu

23

NAMORAMBE-M24 | Kandas sudah pelarian Rakimin alias Wak Dul (53). Selama dua tahun dalam pelarian membuat Wak Dul tak tenang. Dia selalu teringat wajah istrinya dan anak-anaknya. Tak kuasa membendung rindu, akhirnya warga Desa Jati Kesuma, Kec Namorambe ini memilih pulang.

Tapi kepulangannya ini malah jadi langkahnya menuju penjara. Wak Dul dijemput polisi dari rumahnya karena dia terlibat pencurian lembu pada tahun 2016 milik Suhardi (58) warga Gang Rambutan Desa Jati Kesuma.

Informasi diperoleh, kepulangan Wak Dul terdengar sampai ke telinga Kapolsek Namorambe, AKP Darwin Ginting. Dia mendapat kabar bahwa pelaku maling lembu sedang berada di rumahnya. Dengan mengantongi LP 48/IX/2016/8 sep/Polsek Namorambe, Kapolsek bersama anggotanya langsung turun ke rumah pelaku.

Selama 1 jam mengendap di samping rumah, pelaku akhirnya keluar rumah. Begitu keluar, tanpa pikir panjang Kapolsek langsung mengamankan pelaku dan memboyongnya ke Polsek Namorambe, Rabu (12/9) sekira 23.00 WIB.

“Syukur, 2 minggu kita tugas, langsung kita amankan pelaku maling lembu. Dan setelah pemeriksaan kita langsung mengatarkan pelaku ke Polres Deliserdang. Mengingat warga Desa Jati Kesuma berbondong bondong ke Polsek,” tegasnya, Kamis (13/9).

Lanjut Kapolsek, begitu pelaku diamankan, dia mengingatkan kepada warga yang merasa ada kehilangan lembu pada masa itu agar segera mendatangi Polres Deliserdang. “Kita segera melakukan pengembangan. Mana tahu pelaku ikut ambil bagian maling lembu yang sempat heboh pada tahun 2016 lalu,” terangnya.

Kepada petugas, Wak Dul mengakui semua perbuatanya. Dia mengatakan menjual hasil jarahanya Rp15 juta kepada seseorang di Medan. Dan selama buron, Wak Dul selalu berhati hati karena takut diamankan polisi.

“Setahun setelah kejadian saya merantau ke daerah Sergai bang. Begitu pergantian Kapolsek Namorambe, saya pulang kampung. Dan bekerja sebagai security perumahan. Merasa sudah aman, saya sudah berbaur dengan warga sekitar,” ujar wak Dul. (mehuli)

Loading...