21 Kali beraksi, Pimpinan Begal Tembung Ditembak Polisi Saat Pacaran

768
Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic (kiri) saat paparan penangkapan komplotan begal Tembung
Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic (kiri) saat paparan penangkapan komplotan begal Tembung
Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic (kiri) saat paparan penangkapan komplotan begal Tembung

M24.co-MEDAN-

Kerap beraksi di seputaran Kota Medan. Pimpinan begal Tembung berinisial P alias C (21) warga Jalan Sidomulyo, Gang Tiung, Pasar IX, Tembung, Percut Sei Tuan, roboh setelah kakinya ditembak polisi pada, Jumat (5/8/2016).

P alias C terpaksa ditembak berdasarkan laporan Noni (37) warga Jalan Flamboyan V No. 112, Kec. Medan Helvetia, yang menjadi korban begal pada, Jumat (26/7/2016) dengan nomor laporan: LP/942/VII/2016 di Polsek Medan Baru. Kejadian itu, saat Noni melintas Jalan Imam Bonjol, Medan

Atas laporan itu, petugas Polsek Medan Baru langsung meringkus S alias A (19) warga Jalan Sidomulyo Pasar IX Tembung, Kec. Percut Sei Tuan dan RA (17) warga Jalan M. Yackub Gg. Bidan No. 23, Kec. Percut Sei Tuan, di kost-kostan daerah Tembung pada, Senin (1/8/2016) lalu.

Dari pengakuan keduanya, akhirnya petugas memburu P alias selaku otak pelaku dan pimpinan begal Tembung. Pemburuan petugas tidak sia-sia, P alias C berhasil ditangkap di Perumnas Simalingkar.

Saat ditangkap, P alias C sedang mengenderai sepeda motor Satria FU dan membonceng pacarnya. P alias C sempat berusaha melarikan diri, setelah dirinya akan ditangkap petugas. Untuk menghentikan pelariannya, petugas memberikan tembakan peringatan ke udara, namun P alias C tidak mengubris dan akhirnya melumpuhkannya dengan timah panas.

“Kita berhasil menangkap para komplotan pelaku begal Tembung. Mereka kerap beraksi di wilayah hukum Polsek Medan Baru, diantaranya di Jalan Imam Bonjol tepatnya depan kantor DPRD Medan bulan lalu,” terang Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic didampingi Kanit Reskrim, AKP Adhi Putranto Utomo dan , Senin (8/8/2016) siang.

Dikatakan Ronni, awalnya dua pelaku kita ringkus di kos-kosan daerah Tembung. Dari pengakuan mereka, akhirnya pimpinan begal Tembung P alias C kita tangkap, karena berusaha melarikan diri terpaksa kita tembak,” ungkap Ronni.

Setiap menjalankan aksinya, mereka berjumlah 6 orang. Saat memepet korbannya, mereka melumpuhkan korbannya dengan menodongkan senjata tajam ke bagian perut dan leher. Jika korbannya melawan, mereka tidak segan-segan melukai dengan senjata tajam.

“Kelompok begal Tembung ini sudah beraksi sebanyak 21 kali, diantaranya 11 di wilayah hukum Polsek Medan Baru. Mereka bernai melukai korbannya dengan senjata tajam,” terang mantan Kapolsek Helvetia ini.

Tambahnya, pimpinan Begal Tembung, P alias C berperan sebagai perantara terhadap penadah barang curian. Dari tangan para P Alias C, dirita 1 unit sepeda motor Satria FU warna merah, uang tunai Rp 300 ribu, 1 bilah pisau, 1 unit hp dan 1 unit alat kenackle.

“Hingga saat ini, kita masih terus melakukan pengembangan dan terus memburu dua pelaku lain yang berstatus DPO,” terangnya.(robert)

Loading...