250 Kg Ganja Disimpan di Bawah Pohon Pisang

BRANDAN-M24 | Ganja sebanyak 250 Kg ditemukan petugas Polsek Pangkalanbrandan. Mertua dan mantan menantu terlibat temuan narkoba ini.

Kapolres Langkat, AKBP Dedy Indriyanto didampingi Kapolsek Pangkalanbrandan, AKP J M Sitompul, dikonfirmasi M24, Rabu (18/7) siang menjelaskan, pihaknya meringkus Halijah (53) penduduk Link I Patok, Kel Sei Bilah, Kec Sei Lepan, Kab Langkat dan mantan menantunya Ismail (40), warga Jln Imam Bonjol, Gg Sirat, Kel Brandan Timur, Kec Babalan, Kab Langkat, Selasa (17/7).

Penangkapan ini bermula dari informasi soal seringnya transaksi ganja di Gg Meriam. Kanit Reskrim Polsek Pangkalanbrandan, Ipda Yudianto pun melakukan penyelidikan. Alhasil, petugas membekuk Halijah dan Ismail. Petugas juga menemukan sejumlah ganja di dalam lemari pakaian Halijah.

Loading...

Saat diintrogasi Halijah mengaku ganja dibelinya dari Azuar, warga Dusun IV Sempurna, Desa Paya Tampak, Kec Pangkalansusu, Kab Langkat.
Saat didatangi petugas, Azuar sudah terlebih dahulu melarikan diri. Berdasarkan petunjuk Halijah, petugas mengamankan 8 bungkus besar ganja seberat 250 Kg di bawah pohon pisang samping rumah Azuar.

Adapun barang bukti tersebut terdiri dari 7 bungkus sedang ganja dibungkus kertas coklat, 12 bungkus ganja kering, 1 bungkus kecil ganja dan 9 bungkus kertas warna coklat yang sudah dipotong-potong.
“Dari interogasi sementara, ibu tersebut mengakui baru tiga hari menjual ganja. Namun ketika kami ambil keterangan dari warga setempat, bahwa ibu dan mantan menantunya sudah lama menjual barang tersebut,” kata Dedy Indriyanto yang terus memburu Azuar. (rudi)

Loading...