28 kilo sabu gagal Edar di Medan

33

MEDAN-M24 |Sebanyak 28,18 kilo narkotika jenis sabu berhasil disita Subdit III Ditnarkoba Polda Sumut dari sindikat jaringan Narkoba Internasional periode 1 Mei 2018-25 Mei 2018.

Barang bukti disita dari penangkapan terhadap tersangka Tarmizi (28), warga Desa Suka Mulia, Bendahara, Aceh Tamiang. Dia diamankan saat melintas di Jalinsum Medan-Banda Aceh tepatnya di SPBU Besitang, Minggu (20/5) sekitar pukul 21:00 WIB.

“Dia diamankan karena berdasarkan informasi yang diterima Subdit III DitNarkoba Polda Sumut bahwa ada dua orang yang membawa narkoba jenis ganja akan melintas di Jalinsum Medan-Aceh,” ucap Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw, Jumat (25/5/2018).

Mendapat informasi tersebut, Kompol Aris Wibowo langsung memimpin anggota menuju alamat yang dimaksud. Sekitar pukul 21:00 WIB, tim melihat mobil Toyota Kijang Innova warna biru metalic BK 1878 BH di Jalinsum. Dengan cepat mobil diberhentikan oleh petugas. Namun, Anuwar langsung melarikan diri dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Selanjutnya tim menggeledah mobil pelaku. Dari bangku belakang ditemukan satu tas hitam merah berisi 19 bungkus plastik teh warna hijau merek Qing Shan bertuliskan aksara China dan 10 bungkus plastik warna emas berlogo lima bintang juga beraksara China. Setelah dibuka isinya sabu seberat 28.180 gram.

Saat diinterogasi, Tarmizi mengaku dirinya mendapatkan sabu dari Tengku Rizal. “Tengku Rizal juga sudah masuk DPO dan masih dalam pengejaran. Jadi Tengku Rizal ini yang mengedarkan. Karena dari dia narkoba jenis sabu-sabu yang diberikan kepada Hendra alias Hen di Tamiang, Aceh. Kemudian Hen (DPO) menyerahkan kepada Anuwar (DPO) dan Tarmizi untuk disalurkan kepada pembeli di Kota Medan,” beber Paulus.

“Dengan tertangkapnya barang bukti sabu tersebut kita dapat menyelamatkan 142.979 orang anak bangsa dengan asumsi satu gram untuk enam pemakai. Kita juga menyelamatkan 300 anak bangsa dari ancaman ekstasi,” pungkasnya. (ahmad)

Loading...