3 Tersangka Bank Sumut Diminta Kooperatif

329

TSK BANK SUMUTM24.co-MEDAN
Tiga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kenderaan opersional Bank Sumut dihimbau penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk kooperatif menjalani proses hukum dan penyidikan.

Adapun ketiga tersangka yakni Pemimpin Divisi Umum Bank Sumut Irwan Pulungan, Pejabat Pembuat Komitmen Bank Sumut, Zulkarnain, dan seorang rekanan atau penyedia jasa Direktur CV Surya Pratama Haltatif dijadwalkan akan dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu, sebagai tersangka, pada besok, Selasa (2/8/2016)

Di mana, ketiga tersangka itu, sudah mangkir dua kali dalam pemeriksaan pada tanggal 27 Juli 2016 dan tanggal 20 Juli 2016, lalu. Dengan ini, ketiga tersangka sudah dipemanggil oleh Kejatisu sebanyak tiga kali.

“Kita harapkan (kooperatif) untuk datang pemeriksaan besok,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Bobbi Sandri saat dikonfirmasi wartawan, Senin (1/8/2016).

Pemanggilan ulang sudah dilayangkan melalui surat kepada tiga tersangka, Kamis (28/7) kemarin. Pemanggilan tersebut untuk dilakukan pada pekan depan.”Kita optimalkan pemeriksaan setelah mereka (Tersangka) tidak ada kabar pada pemeriksaan lalu,” tutur Bobbi.

Sementara itu, kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kenderaan operasional dinas di Bank Sumut, senilai Rp 18 miliar, yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) tahun 2013. Dari audit yang diterima penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembanguna (BPKP) Wilayah Sumatera Utara terhitung kerugian negera dalam kasus ini mencapai Rp 11 miliar.

Sedangkan, untuk dua tersangka, yaitu Mantan Direktur Operasional Bank Sumut M Yahya, dan mantan Asisten III Divisi Umum Bank Sumut M Jefri Sitindaon sudah dilakukan penahanan di Rutan Kelas IA Tanjung Gusta Medan. Untuk penahanan 20 hari kedepan sembari menunggu proses pemberkasan untuk dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). (nug)

Loading...