4 warga Simalungun tersangka setelah membunuh maling

87

BOSAR MALIGAS-M24 |Tips Opsnal Unit Jahtanras Satreskrim Polres Simalungun mengungkap motif sekaligus menetapkan empat tersangka penganiayaan yang menewaskan Janu Hardi (43) di Blok 11 Afdeling V PTPN IV Perkebunan Unit Mayang Nagori Parbutaran, Kec Bosar Maligas, Simalungun, Selasa (29/5)lalu.

Empat warga yang ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial DS, HP, Wa alias Wiw dan Nu. Dalam pemeriksaan, keempatnya mengaku secara bersama-sama ikut membacoki Janu Hardi warga Simpang Marbo, Kec Batu, Kab Labuhanbatu Utara (Labura).

Disebutkan, kemarahan pelaku karena Janu Hardi diduga sebagai pelaku pencurian sepdamotor di Blok 11 Afdeling IV PTPN IV Perkebunan Unit Mayang Nagori Parbutaran. Apalagi, warga kesal lantaran di kampung mereka kerap kemalingan.

Kanit Jahtanras Polres Simalungun, Iptu Zikri Muamar SiK bersama anggota sempat kesulitan menyelidiki tewasnya Janu Hardi karena warga terkesan tertutup. Begitupun atas kerja keras tim dibantu Unit Reskrim Polsek Bosar Maligas, kasus penganiyaan berhasil diungkap.

“Awalnya kita mengamankan 6 warga diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap Janu Hardi. Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik menetapkan 4 warga menjadi tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Poltak Simbolon SIK saat dikonfirmasi kru M24 ,Sabtu (2/6) via telepon seluler.

Berdasar hasil penyelidikkan, Janu Hardi tidak terbukti melakukan aksi curanmor. “Begitupun kami masih tetap melakukan pengembangan dan Rita Wati (43) isteri Janu Hadi akan membuat laporan pengaduan terkait kematian suaminya. Sampai saat ini kita masih berupaya untuk mengungkap pelaku lain,” ucap Poltak.

Perwira balok tiga emas ini berharap kepada masyarakat agar jangan main hakim sendiri. “Ini menjadi contoh kepada masyarakat. Saya imbau jika mencurigai orang tak dikenal janagn main hakim sendiri, segera laporkan kepada pihak berwajib. Marilah kita menjadi polisi di lingkungan kita masing-masing,” tukas Poltak. (Adi)

Loading...