670 ton bawang merah bombay import diamankan dari 25 kontainer

14

PERCUT-M24 | Kementerian Perdagangan bersama Kabakreskrim Polri mengamankan 25 kontainer berisi 670 ton bawang Bombay merah import asal India berdiameter kurang dari 5 cm dari sebuah Gudang Jln Letda Sudjono No.168, Kec Medan Tembung berdasarkan LP/757/VI/2018/Bareskrim, tanggal 8 Juni 2018.

Dalam gelar perkara, Senin (25/6) disebut, penangkapan tersangka Li. H, direktur dari CV SMS, An.S direktur UD Al dan Le. H direktur CV LH yang dilakukan PPNS Dit Tertib Niaga Kemendag RI berkoordinasi dengan Penyidik Polri berdasarkan informasi masyarakat mengenai tertangkapnya 670 ton bawang Bombay merah asal India yang selama ini beredar ke konsumen.

Ketiga perusahaan diketahui memiliki izin import bawang merah Bombay masing-masing 5 ribu ton dengan ukuran minimal 5 cm. Untuk mengelabuhi petugas, mereka menyampur bawang merah di bawah 5 cm yang harganya Rp14 ribu dengan bawang merah lokal yang harganya Rp25 ribu. Tindakan itu merugikan konsumen dan petani bawang merah.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono bersama Kabakreskrim Polri melalui Wakil Direktur Tindak Pidana Khusus Bareskrim Mabar Polri, Kombes Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan, bahwa bawang merah import tersebut telah melanggar ketentuan import sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Pertanian No.105 Tahun 2017, tentang Karakteristik bawang Bombay yang dapat di import yang berukuran minimal 5 cm.

“Jika terbukti, maka pelaku usaha dikenakan sanksi administratif berupa pencarian barang dari peredaran dan pemusnahan serta dikenakan pencabutan persetujuan import (PI) dan Angka Pengenal Import (API) terhadap importir tersebut,” tegasnya. (irwan)

Loading...