7 kurcaci narkoba ditangkap di 4 lokasi

46

SIANTAR-M24 |Dalam satu hari, tujuh penikmat dan pengedar narkoba ditangkap Satresnarkoba Polres Siantar di empat lokasi berbeda.

Ketujuh pelaku itu, Kristo Fransiskus Butarbutar alias Kis (24), warga Jln Sriwijaya Bawah, Kel Baru, Kec Siantar Utara sebagai pembeli, Novembly Pangabean alias Midun (31), warga Jln Diponegoro Gg Asia, Kel Karo, Kec Siantar Selatan (tukang parkir), Ayu Faradita alias Ayu (28), warga Jln Perjuangan, Kel Paluh Manis, Kec Gebang, Kab Langkat, Muhammad Andiano alias Aan (30), warga Jln Raya, Kel Timbanggalung, Kec Siantar Barat, Alamsyah Putra Siregar (31), warga Jln Mojopahit Gg Kinantan, Kel Baru, Kec Siantar Utara, Sonang Mawardi Parlinggoman Purba alias Linggom (39), warga Jln Kesatria Lorong 27 BDB, Kel Siopatsuhu, Kec Siantar Timur, Andrian Sihombing alias Pak Ica (39), warga Jln Rakutta Sembiring Gg Selamat, Kel Nagapita, Kec Siantar Martoba dan Simpang Silalahi Karangsari, Kec Gunung Maliagas, Kab Simalungun.

Berawal Kamis (31/5) sekitar pukul 09:30 WIB, Kasat Narkoba, AKP Erwin Tito bersama Kanit Idik dan tim opsnal menangkap tersangka Kis dan Midun saat berdiri di depan Warnet Seven di Jln Mojopahit, Kel Baru, Kec Siantar Utara. Di depan kedua tersangka ditemukan barangbukti 1 paket sabu, dari tangan kiri tersangka Kis ditemukan uang Rp20 ribu dan dari kantong kanan celana ditemukan uang Rp20 ribu.

Tersangka Kis mengaku sabu itu dibeli dari wanita berinisial Ayu di Jln Patuananggi Gg Kinantan, Kel Baru, Kec Siantar Utara. Tim langsung membawa kedua tersangka melakukan pengembangan. Siang harinya sekitar pukul 13:00 WIB, tersangka Ayu diringkus di Jln Patuananggi Gg Kinantan dengan barang bukti uang pembelian sabu Rp60 ribu dan 1 Unit HP Nokia.

Diinterogasi, tersangka Ayu mengaku sabu diperoleh dari tersangka Linggom di Jln Ahmad Yani, Showroom Arnol. Setelah melakukan penyelidikkan dua jam, sekitar pukul 15:00 WIB, tersangka Aan dan Alamsyah masuk ke Showroom Arnol dan langsung ditangkap. Barang bukti 1 paket sabu, 1 bungkus plastik klip, 1 isolasi dan 4 pipet.

Tersangka Aan mengaku sabu diperolehnya dari tersangka Linggom. Tepat sekitar pukul 18:10 WIB, tersangka Linggom diringkus di Jln Patuananggi, Kel Sukadame, Kec Siantar Utara lagi duduk-duduk di atas kreta Honda Supra X BK 2117 LF.

Dari tersangka Linggom ditemukan barang bukti 1 kotak plastik warna hijau berisi 17 paket sabu seberat 3,51 gram, 1 tas warna biru berisi HP Strawberry, HP Mito dan uang sebesar Rp190 ribu. Dari rumah kontrakannya, di Jln Ahmad Yani, Showroom Arnol, Kel Pardomuan, Kec Siantar Timur, dari dalam lemari ruangan dapur ditemukan 1 tas warna merah merk Terror berisi 100 gram ganja. Sementara dari kos-kosannya di Jln Medan Simpang Pertamina, Kel Pondok Sayur, Kec Siantar Martoba ditemukan 1 unit timbangan digital dan 1 bungkus plastik klip dari dalam kamar di bawah lemari.

Linggom akhirnya mengaku mendapat sabu dari Andrian Sihombing alias Pak Ica. Tim langsung melakukan penyelidikikan. Malam harinya sekitar pukul 23:00 WIB, tersangka Pak Ica diringkus di Cafe Hunter, Jln Rondahaim Gg Perumahan Dos Roha, Kel Tanjungpinggir, Kec Siantar Martoba dengan barang bukti 1 kunci mobil, 1 bong dari botol warna hijau lengkap dengan pipetnya, dari kantong celana ditemukan uang Rp2.057.000, 1 unit HP Samsung dari pot bunga.

Dari dalam mobil Toyota Avanza warna hitam BK 1251 WP milik tersangka, tepatnya di lantai belakang jok sopir ditemukan 1 paket sabu seberat 0,57 gram dan STNK mobilnya dari dashboard.

“Ketujuh pelaku itu sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk kembangkan dalam mengungkap jaringan pelaku lainnya kemudian akan diproses sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan nakotika,” tegas Kapolres Siantar, AKBP Doddy Hermawan SIK melalui Kasat Narkoba, AKP Erwin Tito. (adi)

Loading...