ABG dijual teman ke tubang 3 juta

24

Ardi-Medan | Satu malam tak pulang, Cinta (nama samaran) ditemukan keluarganya di kamar kos-kosan bersama kedua temannya, SR dan ST. Cewek 15 tahun ini ternyata baru dijual ke tubang (pria hidung belang) seharga Rp3 juta.

Informasi dihimpun M24, peristiwa ini terungkap setelah Cinta tak pulang ke rumahnya di Jln Bajak V, Kec Medan Amplas, sejak Sabtu (31/3). Keluarga pun resah dan mencoba mencari tahu keberadaannya. Namun hingga Senin (2/4), cewek 15 tahun itu tak juga ditemukan.

Sebagai ibu, DS (38) tak putus asa. Ia pun mencari korban ke rumah temannya, sebut saja Bunga (15) di kawasan Tembung. Tetapi korban tak juga ditemukan. Namun, Bunga meminta DS untuk mencari ke Kos-kosan Raisa di Jln Menteng Raya, Medan.

Tak membuang waktu, DS bersama beberapa keluarga menuju lokasi. Benar saja, Cinta ditemukan di kamar yang ditempat wanita berinisial ST (20). Dalam penggerebekan itu, di kamar mereka juga menemukan SR. Melihat penampilan kedua wanita teman putrinya, DS curiga dan menginterogasi.

Setelah didesak, SR mengaku telah menjual korban kepada tubang seharga Rp3 juta. Mendengar SR temannya buka suara, ST juga tak ingin disalahkan sendirian. Ia menyebut tiga pria yang turut berperan dalam tindakan pidana perdagangan manusia tersebut.

Semua berawal saat korban, SR, ST serta tiga teman pria mereka masuk Diskotek Retro yang terletak di Capital Building, Jln Putri Hijau, Medan, Sabtu (31/3) malam. Di situ, korban mereka tawarkan kepada seorang tubang seharga Rp3 juta.

Selanjutnya, Minggu (1/4) dinihari, korban dibawa si tubang ke Hotel Vape di Jln S Parman, Kec Medan Baru. Setelah selesai bercinta, sekitar pukul 06:00 WIB, korban memesan jasa transportasi online (Grab Car) untuk diantar ke kos temannya ST.

Ternyata, dari Rp3 juta, korban hanya mendapat komisi Rp300 ribu. Uang itu diserahkan begitu korban tiba di kos ST. Hal itu membuat DS dan keluarga geram. ST pun diminta memancing teman pria mereka berinisial SL (18), warga Pasar VIII Tembung, Kec Percut Sei Tuan.

Modusnya, ST menawarkan seorang wanita cantik untuk dijual. SL langsung menyetujui. Kemudian keluarga korban meminta ST mengajak SL bertemu di salah satu cafe di seputaran Jln Pasar Merah. Selasa (3/4) sekitar pukul 19:00 WIB, SL tiba. Melihat targetnya, keluarga korban keluar dari dalam mobil dan langsung menangkap SL.

Begitu dikonfrontasi dengan ST dan SR, SL tak berkutik. Selanjutnya ketiga pelaku dibawa keluarga korban ke Mapolrestabes Medan. Sayang, ibu korban tak bersedia memberi keterangan kepada awak media. “Sudah gak usah layani orang itu. Malu kita nanti,” ucap DS kepada keluarganya sembari berlalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira yang dikomfirmasi mengaku belum menerima laporan korban. “Mungkin masih di SPKT, nanti saya cek ya,” janji Putu.

Loading...