Aimakjang! Polisi Dilempari Batu di Kampung Narkoba Sergei

356

img_20150825_074949

M24.CO|SERGAI

Keberadaan narkoba di Kampung Baru alias kampung kuburnya Sergai Dusun I, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai ternyata sudah puluhan tahun, bahkan mulai anak-anak hingga dewasa juga orang tua berperan menjual narkoba di kampung baru tersebut.

Kini tim M24.co akan mengupas seluk beluk kampung baru tersebut, Kampung Baru dengan kepadatan penduduk berjumlah 230 KK lebih sangat di padati rumah warga yang mayoritasnya bermata pencaharian nelayan, akses jalan menyempit padatnya rumah warga membuat kampung tersebut selalu ramai dipandang mata.

Ironisnya Kampung Baru tersebut sangat tidak asing dengan namanya narkoba, namun jenis narkoba di Kampung Baru itu banyak di gunakan jenis ganja, dan sabu-sabu anak-anak nelayan di Kampung Baru tersebut hanya berkisar 60 persen saja bersekolah selebihnya putus sekolah dan sudah melaut, dan membantu orang tuanya untuk mencari ikan.

Ganja maupun sabu di Kampung Baru itu sudah tidak asing lagi bahkan pemuda pemudi di Kampung Baru itu tidak segan-segan menghisap ganja di dalam kampung itu baik di warung maupun di pinggiran jalan ber gang berukuran 1,5 meter tersebut.

“Ah tak heran la di sini yang namanya ganja kau tahu sendiri la di Kampung Baru ini kalau udah masuk ke mari apo lagi yang di kerojokan ya beganjo la” ucap Bah Ngah baru-baru ini.

Namun pria lajang ini yang jelas enggan banyak berkomentar tapi tetap merocos dan membeberkan ingatannya pada bulan Maret 2015 lalu, bahwa Bandar besar dari Kampung Baru ini yakni JM baru saja di tangkap pihak Poldasu, tapi penangkapan tidak di dalam kampung ini namun di luar kampung dekat jembatan nagur karena tidak polisi takut masuk kedalam kampung ini.

Kenapa Polisi tidak berani masuk ke kampung tersebut ? nah tim M24.co kembali me wawancarai Ely ( 56) janda lima anak ini harus pindah keluar dari kampung itu dan tinggal di Desa Tebing Tinggi, masih di kecamatan yang sama.

Menurutnya anaknya paling besar sekarang mulai tidak waras karena sudah kecanduan narkoba. Dikatakannya semua orang tua di kampung Baru itu sangat mendukung anaknya sebagai pengedar narkoba, seingat Ely beberapa tahun lalu Sat Pol Air Tanjung Beringin pernah menangkap pengedar narkoba di kampung baru tersebut, namun apa yang terjadi para polisi di lempari batu oleh warga setempat bahkan orang tua mamak-mamak ikut melempari polisi tersebut hingga beberapa polisi terluka akibat lemparan batu.

Dikatakan Ely jalan yang menyempit dan tidak adanya jalan alternative hanya memiliki dua jalan dan satu jalan tikus membuat polisi kewalahan untuk menangkap para pengedar narkoba di lokasi kampung baru itu, jika ada yang tertangkap maka warga di kampung itu kompak meneriaki polisi tersebut dan melemparinya.

Pernyataan Ely ternyata tidak jauh berbeda apa yang di katakana Kabag Humas Polres Sergai AKP. Jasmoro. Kepada tim M24.co melalui selulernya membenarkan apa yang di katakana Ely tadi, bahwa saat itu Kasal Pol Air yang saat itu di jabat AKP. Widodo pernah melakukan penangkapan tersangka pengedar narkoba, namun apa yang terjadi jumlah polisi kalah banyak dengan warga di kampung itu.

Hingga puluhan warga yang terdiri ibu-ibu melempari batu hingga Kasat saat itu terluka di bagian kepala akibat lemparan batu. (tim) Bersambung

Loading...