Alamak!! 3 buruh bangunan ini gilir gadis bawah umur

30

MEDAN-M24 | Tiga tersangka pencabulan terhadap gadis 17 tahun sebut saja Bunga, warga Kec Percut Sei tuan, Kab Deliserdang diringkus petugas Polsek Medan Kota.

Mereka adalah Arlianus Zebua (34), warga Jln Kampung Tapanuli Tembung, Deliserdang, Tommy Ariahot Limbong alias Tomi (22), warga Jln Tangguk Bongkar V No.25 Medan dan Togap Sinaga alias Si Jenggot (31), warga Jln Jermal XV Gg Merdeka, Medan.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani melalui Kanit Reskrim, Iptu Suhardiman menyebut, ketiga tersangka menggilir korban di penginapan Jln Bintang Medan pada Senin (18/6) malam. “Sebelum melakukan pencabulan, seorang tersangka terlebih dahulu menjemput korban,” terang Suhardiman, Kamis (21/6) malam.

Awalnya, korban dijemput tersangka Tomy menggunakan kreta lalu dibawa jalan-jalan ke rumah tersangka Jenggot. Tapi, di rumah Jenggot juga ada tersangka Arlianus. Selanjutnya, mereka beranjak ke sebuah warung kopi menaiki dua kreta.

Dari warung kopi itu, korban kemudian dibawa ke penginapan di Jln Bintang Medan dan mereka memesan dua kamar. Setelah membujuk rayu korban, tersangka Arlianus berhasil mengeksekusi korban disusul Tomi.

“Ketika tersangka Jenggot minta giliran, korban menolak dan keluar kamar,” kata Suhardiman.

Tapi, Jenggot tidak kehilangan akal. Keesokan harinya, dia mengajak korban dengan modus jalan-jalan lalu mencabulinya di rumah temannya Jln Sempurna Ujung. Setelah puas, tersangka mengantar korban pulang.

Terungkapnya pencabulan itu setelah korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orangtuanya. Tak terima, peristiwa itu pun dilaporkan ke Polsek Medan Kota dengan nomor: LP/443/K/VI/2018/SU/2018/Sek Medan Kota.

Petugas yang menderima laporan langsung menangkap para tersangka dari sebuah proyek bangunan, Selasa (19/6). “Hasil pemeriksaan, tersangka mengakui semua perbuatannya. Mereka dipersangkakan dengan Pasal 81 subsidair Pasal 82 UU RI No.35 Tahun 2014, tentang pencabulan anak bawah umur dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Suhardiman. (ahmad)

Loading...