Alasan ban bocor, cewek Perbaungan ‘digilir’ 2 begundal

99

PERBAUNGAN-M24 | Karena kalah tenaga, Melati (bukan nama sebenarnya) pasrah saat celananya dibuka paksa. Cewek 18 tahun ini bahkan diperkosa secara bergantian oleh dua pria yang dikenalnya di facebook.

Sebut saja Melati (18) wanita berkulit sawo mateng yang tinggal di Dusun I, Desa Sei Sejenggi, Kec Perbaungan, Sergai menjadi korban pemerkosaan dua pria yang baru dikenalnya melalui media sosial facebook. Didampingi kedua orangtuanya, Melati pun melaporkan kejadian itu ke Mapolres Sergai dengan nomor: LP/1129/V/2018/SU/RES SERGAI tanggal 16 Mei 2018.

Ceritanya, Melati berkenalan dengan A di facebook. Singkat cerita, A berjanji menjemput Melati, Sabtu (12/5) malam. Namun yang datang ada P, teman A. P mengaku diutus menjemput Melati karena ban kreta A bocor. A sendiri disebut sudah menunggu di Reflika Istana Sultan Serdang, Perbaungan.

Tak curiga, Melati pun naik ke atas kreta. Namun, di tengah perjalanan, P mengarahkan kreta menuju perkebunan sawit PTPN II Kebun Melati, tidak jauh dari perlintasan jalan tol. Tak membuang waktu, P membuka paksa celana Melati. Karena kalah tenaga, perlawanan Melati sia-sia. Selanjutnya Melati diperkosa.

Berapa menit berselang, A tiba ke lokasi. Bukannya menolong, ia malah minta jatah. Akhirnya Melati diperkosa secara bergantian. Puas melampiaskan nafsunya, P mengantar korban pulang. “Aku kenal sama kedua pelaku. Aku diancam, celanaku dibuka paksa. Aku mau teriak tidak bisa, suasana juga sangat sepi sekali,” beber Melati yang baru menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) ini kepada petugas.

Melati yang tiba di rumah dengan keadaan berantakan dan larut malam membuat orangtuanya, Sud (48) curiga. Ketika diinterogasi, Melati mengaku telah diperkosa. “Memang aku melihat anakku dibonceng lelaki. Aku pikir hanya malam mingguan, jalan-jalan, ternyata anakku diperkosa,” tutur Sud pada M24, Kamis (17/5).

Kasubag Humas Polres Sergai, AKP Nellyta Isma yang dikomfirmasi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban. “Ia (korban) ada melapor. Kini ditangani Satreskrim Polres Sergai,” tegas Nellyta Isma. (Darmawan)

Loading...