Alasan Penghasilan, Sopir Angkot Bandar Jaya Pilih Ngedar Sabu

43

Simalungun-M24 | Penghasilannya sebagai sopir angkot dirasa sangat minim, Rozi Lubis (24) nekat menjadi pengedar sabu. Lubis berpikir, bisnis sabunya tak akan terendus polisi.

Naas, saat sedang duduk santai di depan sekolah SDLB Jln Makadame, Kec Siantar, Kab Simalungun, dirinya ketangkul Sat Narkoba Polres Simalungun, Jumat (7/9) sekira pukul 22.30 WIB.

Diketahui dari warga sekitar, Rudi (26) bahwa tersangka merupakan sopir angkot CV Bandar Jaya jurusan Perumnas Batu Enam-Kota Siantar. Pekerjaan sopir ini dia tekuni sudah berlangsung 8 tahun. “Sudah 8 tahun dia menjadi sopir angkot CV Bandar Jaya bang,” kata Rudi.

Masih menurut Rudi, jika penangkapan sopir itu perlu ditindaklanjuti pihak kepolisian di kemudian hari. Kuat dugaan, para sopir angkot CV Bandar Jaya saat mengemudi mengkonsumsi narkotika.

Bahkan Rudi berharap agar pihak Direksi CV Bandar Jaya memberikan peraturan terhadap sopir yang diketahui mengkonsumsi narkotika agar ditindak tegas.

“Sebaiknya, pihak manajemen CV Bandar Jaya menindak para sopir yang kedapatan mengkonsumsi sabu. Bila perlu segera melaporkannya ke Sat Narkoba Polres Simalungun. Bahaya bang, apabila para sopir mengkonsumsi narkotika. Mirisnya lagi, abang tanyalah, pasti banyak sopir Bandar Jaya masih remaja dan tidak memiliki SIM,” bebernya lagi.

Sebelumnya, informasi penangkapan ini diperoleh M24 dari Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Juriadi Sembiring, melalui pesan tertulis WhatsApp bahwa penangkapan Rozi bermula dari informasi masyarakat.

Dari tangan pelaku, diperoleh barang bukti berupa satu kotak kertas berisi satu bungkus plastik klip berisi sabu seberat 0,44 gram, kaca pirex, kompeng, jarum, enam pipet, satu dompet warna hitam, satu unit kreta Yamaha Vixion warna putih BK 2101 WAF dan satu unit HP.

“Setelah diinterogasi, personel kembali melakukan pengembangan terhadap rekannya yang melarikan diri. Namun belum berhasil ditangkap. Saat ini pelaku sudah kita jebloskan ke penjara,” pungkas Kasat. (john)

Loading...