Anggota Dewan: Diduga Ada Oknum Polisi Bekingi Peredaran Narkoba Di Sidempuan

421
Anggota Komisi III DPRD Padang Sidempuan, Timbul Simanungkalit
Anggota Komisi III DPRD Padang Sidempuan, Timbul Simanungkalit
Anggota Komisi III DPRD Padang Sidempuan, Timbul Simanungkalit

M24.CO-PADANGSIDIMPUAN-

Peredaran narkoba di Kota Padangsidempuan semakin marak. Ini dibuktikan, banyaknya para pengedar narkoba dan pemakai diringkus petugas kepolisian. Anehnya, bukan peredaran menurun, sebaliknya semakin meningkat di Kota Padangsidempuan.

Kondisi ini aparat penegak hukum yakni kepolisian dan TNI dituntut bekerja ekstra mengungkap dan menangkap para pengedar. Dan sebaliknya, aparat penegak hukum juga dituntut mengungkap adanya dugaan keterlibatan oknum aparat yang membekingi sang pengedar narkoba di Kota Padangsidimpuan

Anggota Komisi III DPRD Kota Padangsidempuan, Timbul Simanungkalit mengatakan, agar peredaran narkoba jangan hanya fokus untuk menangkap para pemakai dan pengedar.

“Negara tidak boleh kalah oleh bandar narkoba dan jaringanya. Justru ini menjadi salah satu momentum mengintensifkan perang terhadap mafia narkoba,” kata Timbul, Sabtu (6/8/2016.

Menurut timbul, narkoba masih jadi ancaman bangsa dan Kota Padangsidimpuan, karena hal itu masuk kategori kejahatan luar biasa. Para bandar narkoba juga terbukti tidak segan-segan merangkul oknum polisi  untuk jadi bekap agar  bisnisnya bisa berjalan dengan mulus

“Saya minta kepada Bapak  Kapolri Tito karnavian  dan Bapak Kapolres AKBP M Helmi Lubis lebih serius mengungkap jaringan bandar-bandar narkotika di kota padangsidimpuan. Dan ada dugaan keterlibatan beberapa oknum polisi, ikut membekingi,” sebutnya.

Tambahnya, jika bandar narkoba sudah berani membayar polisi, artinya oknum tersebut sudah berani melawan negara dan harus segera ditangkap dan dipecat

“ Dalam bertindak, polisi jangan takut membongkar jaringan narkoba. Diantaranya keterlibatan oknum polisi yang membekingi. Saat ini Masyarakat  kota padangsidimpuan sangat  mendukung langkah kepolisian untuk memberantas narkoba,” tambahnya.

Pemberantasan narkoba harus melibatkan tokoh-tokoh masyarakat. Aparat bisa mengkomunikasikannya secara baik. “Dalam UU Pemberantasan Narkotika juga diatur bagaimana peran serta masyarakat,” kata Timbul mengakhiri. (sms)

Loading...