Anggota OKP Siksa Penjual Mie Aceh

PERCUT-M24 | Tersinggung karena abangnya tak dipinjamkan charger HP. Koko, anggota Organisasi Kepemudaan (OKP) membantai Fahmi (24), pekerja Mie Aceh Afdal di Jln Pancing Simpang Jln Tempuling, Medan Tembung menggunakan kursi plastik. Akibatnya, kepala pemuda asal Bireuen, Aceh itu harus mendapat 7 jahitan.

Informasi didapat di Polsek Percut, Kamis (2/8) sore, korban mengatakan kejadian itu terjadi pada Selasa (31/7) sekira pukul 13.00 WIB. Ceritanya, saat itu korban lagi mempersiapkan warung Mie Aceh tempatnya bekerja selama ini.

Tiba-tiba abang pelaku, Graston, Pemuda Setempat (PS) yang juga salah satu anggota OKP mendatanginya untuk meminjam charger HP. Karena kebetulan sedang digunakan, korban tidak memberikannya.

Loading...

Kecewa karena tidak diberi pinjam, Graston membuat keributan. Adu mulut pun terjadi antara keduanya. Beruntung adu mulut tersebut berhenti di situ saja setelah Graston memilih meninggalkan lokasi.

Tak berselang lama, adik Graston, Koko yang juga salah satu anggota OKP mendatangi korban. Pelaku kemudian menghardik korban yang diikuti dengan ayunan kursi plastik ke kepala korban. “Sempat dia (Koko) bilang kau apakan abangku. Jangan macam-macam kau. Terus dia menghantam kepalaku pakai kursi plastik yang diambilnya di warung kami,” tutur korban menirukan ucapan pelaku kala itu.

Melihat kepala korban bercucuran darah, pelaku mengambil langkah seribu. Sedangkan, korban langsung dilarikan teman-temannya ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan.

“Kepalaku harus dijahit 7 jahitan bang. Untung teman-teman sekerjaku langsung membawaku ke Klinik Rizki, Jln Perjuangan, Medan,” ungkap korban sembari berharap pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri kepada M24 mengatakan akan segera memproses laporan korban. “Saat ini kita sedang memeriksa keterangan korban dan saksi-saksi,” katanya. (irwan)

Loading...