Areal Kebun Sawit PTPN 4 Jadi Lapak Transaksi Sabu

18

KISARAN-M24 | Areal perkebunan kelapa sawit PTPN 4 Pulau Raja, ternyata kerap jadi lokasi transaksi narkoba. Bermula dari info tersebut, petugas Satresnarkoba Polres Asahan mengamankan lima orang pelaku penyalahgunaan narkoba.

Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Wilson Siregar kepada M24, Rabu (18/7) menjelaskan, kelima orang yang diamankan antara lain Riki Rahdo Purba (28) warga Dusun 4, Desa Rahuning 2, Kec Bandar Pulau, Syahrizal Sitorus (32) warga Dusun 4, Desa Pulo Raja Tua, Kec Pulo Rakyat, Murni Siregar (31) warga Dusun 4, Desa Pulo Rakyat Pekan, Kec Pulo Rakyat, Muhammad Fadlan (34) warga Dusun 6, Desa Pulau Raja Pekan, Kec Pulau Rakyat dan Amru Faisal (32) warga Dusun 1, Desa Orika, Kec Pulau Rakyat.

Mulanya, kata Wilson, tim menangkap Riki Riahdo Purba yang akan melakukan transaksi sabu di areal perkebunan kelapa sawit milik PTPN 4 Pulau Raja. Darinya disita barang bukti 2 paket sabu. Kepada petugas, Riki menyebut sabu diperolehnya dari Syahrizal Sitorus. Pengejaran dilakukan dan menangkap Syahrijal di kuburan Krenseng Pulau Rakyat Tua.
Syahrizal mengaku sabu diperoleh dari Murni Siregar. Kemudian petugas menangkap Murni Siregar di Desa Mekar Sari, Kec Pulau Rakyat.

Dari interogasi, Murni mengakui sabu didapatnya dari Muhammad Fadlan. Pelaku Muhammad Fadlan diringkus di depan rumahnya bersama Amri Faisal di Dusun 6, Desa Pulau Rakyat Pekan, Kec Pulau Rakyat.

Muhammad Fadlan dan Amri Faisal mengungkapkan sabu mereka pesan dari seorang laki-laki berinisial ML warga Pulau Maria, Kec Teluk Dalam. “Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap ML,” terangnya.
Barang bukti yang diamankan dari kelima pelaku antara lain 2 paket sabu seberat 1,86 gram, 1HP Samsung putih, 2 HP Samsung dan Nokia, 3 plastik klip berisikan sabu seberat 3,64 gram, 4 plastik klip kecil berisikan sabu seberat 0,78 gram, 1 timbangan elektrik dan 2 pipet. (khairul)

Loading...