Bangunan Dana Desa Kampung Solok Diduga Fiktif

95

ROMMY-BARUS | Bangunan Dana Desa Kampung Solok Dusun III, Kecamatan Barus, Tapteng diduga fiktif. Bangunan dana desa yang berasal dari APBN tahun 2016 senilai Rp 269.023.000, dengan perincian fisik Rp250.192.000, operational Rp18.831.000. Untuk pembangunan saluran drainase bertutup plat di desa kampung solok dusun III.

Menurut penjelasan warga, pembangunan drainase bertutup plat sepanjang 190 meter ini, dikerjakan dilokasi bangunan yang sudah dibangun sebelumnya melalui PNPM Mandiri. Bangunan yang dikerjakan kepala desa kampung solok ini, tentunya telah melakukan pembodohan kepada masyarakat. Beliau mengerjakan proyek dibangunan yanh sudah jadi.

“Kami tidak terima dengan bangunan yang dikerjakan oleh kepala desa Kampung Solok ini. Bangunan yng dikerjakan tidak sesuai dengan keterangan yang ada dalam plank proyek. Katanya mau bangun drainase pakai penutup. Eh ternyata hanya menempel drainase yang ada. Ini sangat perlu diusut penegak hukum. Kepala desa ini sudah terlalu berani, dan perlu diberi pelajaran,” tegas Tanjung diamini beberapa warga kampung solok, Sabtu (22/4/2017).

Bahkan, beberapa warga kampung solok, siap untuk ikut serta melaporkan oknum kades kepada penegak hukum, serta siap memberikan keterangan bila memang diperlukan oleh penegak hukum.

“Kami tidak main main, kami ingin kepala desa ini segera ditangkap, agar mempertanggung jawabkan perbuatannya. Kami siap mengawal penggunaan dana desa dikampung kami. Agar penggunaannya tepat guna sesuai peraturan,” pungkas para warga.

Loading...