Bejat ! Kakek 73 Tahun Ini Cabuli Bocah SD di Kamarnya

329

MEDAN| Di usianya yang hampir satu abad, bukannya memperbanyak amal untuk bekal di akhirat nanti, S (73) warga Jalan Balai Desa, Gang Imam, Kecamatan Medan Polonia ini, malah tetap melakukan dosa yang diduga berbuat asusila terhadap tiga bocah Bunga (8) dan Mawar (9) serta cucunya sendiri.

Hal itu seperti diceritakan oleh orang tua korban, A (48) saat di kantor Polsek Medan Baru yang menuturkan, aksi bejat kakek tersebut, terbongkar, Senin (24/4/2017).

Saat itu, Bunga berlari keluar dari rumah pelaku dan langsung menghampiri orang tuanya. Bunga mengaku bahwa S membuka celananya dan membawa masuk kedalam kamar.

“Anakku lari dari rumah pelaku. Katanya dia dibawa kekamar dan dipegang pegang kemaluannya, celananya juga dibuka, ” kata A dikantor Polisi.

Bunga pun mengaku dan memberitahukan kebejatan pelaku kepada orang tuanya. Bahkan sang kakek sudah beberapa kali memegang-megang kemaluannya. Dan menurut pengakuan Bunga kepada H orang tuanya. Kemaluan pelaku di gesek-gesekkan ke kemaluan bocah kelas 5 SD itu.

Ironisnya, perlakuan bejat pelaku ternyata Bukan hanya kepada Bunga saja, bahkan melati dan mawar yang salah satunya adalah cucunya sendiri juga turut menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan pelaku.

“Dari anakkulah semuanya terbongkar. Awalnya anakku dan 2 temannya salah satunya cucu pelaku sering bermain diteras rumah pelaku. Disitulah, pelaku ini mencoba membujuk anak anak ini, diajak masuk kekamarnya lalu disuruhlah buka celana. Disitu pelaku merayu pakai uang 2 ribu. Selain itu si pelaku ini juga mengatakan ‘ ayo biar kakek kasi yang enak ‘, ” kata H didampingi Arianto (31) menceritakan pengakuan anaknya.

Bunga mengaku, saat sedang bermain didepan rumah pelaku bersama teman temannya disitulah S melancarkan aksinya.

Dengan bujukan uang 2 ribu dan akan dikasih yang enak katanya, pelaku membawa korban masuk kedalam kamarnya.

Disitulah pelaku, menggerayangi kemaluan korban, celana dibuka. Sadisnya, kemaluan bocah yang masih 9 tahun itu digesekan dengan kemaluannya.

Mendengar pengakuan dari anaknya itu, lantas H dan Eka orang tua korban pun langsung mendatangi runah S.

“Kami mau tanya bagus bagus, mau dibicarakan baik baik awalnya. Tapi seakan akan kami tidak dianggap tidak dihargai, ” kata H.

Warga yang melihat keributan dirumah pelaku, lantas berdatangan. Mendengar kakek tua itu mencabuli anak dibawah umur. Mendadak wargapun berang dan hendak bertindak sendiri.

“Udah suruh keluar aja, biar diselesaikan,” teriak warga yang sudah ramai didepan rumah pelaku.

Aksi beringas warga nyaris terjadi, pelaku hampir saja diarak warga dan dihakimi sendiri.

“Biadap juga opung itu, udah tua bukan bertobat malah merusak masadepan anak anak. Geram juga dengar pengakuan anak ini bang. Masak katanya anak anak ini di suruh telanjang lalu kemaluannya digesek gesekkan pakai kemaluannya, ” kata Anto warga lokasi.

Saat aksi beringas warga hampir pecah, beruntung petugas Patroli Polsek Medan Baru datang kelokasi dan langsung mengamankan S ke dari kepungan warga dan selanjutnya digiring ke Mako Polsek Medan Baru.

Terpisah, Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic saat dikonfirmasi mengatakan, masih melakukan pemeriksaan. “Pelaku sudah diamankan, masih kita mintai keterangan. untuk ketiga korban yang diduga dicabuli itu masih kita mintai keterangan di ruang PPA, ” pungkasnya.

Loading...