Beli Sabu Rp30 Juta Mau Jual Rp62 Juta, Pria Aceh Jeplak Ditipu Polisi

10

PN MEDAN-M24 | Jeplak kali Iskandar. Niat hati mau ambil untung besar, eh dia malah ketipu sama polisi. Untung tak didapat sial malah yang diraih. Gitulah gelagat pria asal Sigli, Aceh ini ketika tau yang beli sabunya adalah petugas dari Polda Sumut yang menyamar.

Bayangan untung sebesar Rp32 juta pun sirna dalam sekejab dan berubah jadi kesedihan. Kini, dia pun harus menghabiskan hari-harinya di balik teralis besi.

Cerita yang didapat dari persidangan yang digelar di ruang Cakra VII, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (10/9) sore kemarin, 8 Mei 2018 lalu, petugas dari Polda Sumut menyaru sebagai pembeli sabu seberat 120 gram dari terdakwa seharga Rp62 juta. Kemudian disepakati pertemuan di depan Swalayan Maju Bersama Jln Krakatau Ujung, Medan.

“Begitu terdakwa mengeluarkan barang bukti sabu tersebut dari dalam celana dalam/sempaknya. Terdakwa langsung diringkus,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rita Suryani Sinulingga ketika sidang digelar.

Sebelumnya, sambung JPU Rita, terdakwa memperoleh sabu itu dari seorang pria di Aceh. Sabu itu dibeli terdakwa seharga Rp30 juta dengan perjanjian akan dibayar setelah sabu itu terjual di Medan.

Dari Aceh menuju Medan, terdakwa menumpangi truk. Selama perjalanan agar tidak ketahuan oleh orang lain, sabu itu disembunyikan terdakwa di dalam celana dalam/sempaknya.

Usai pembacaan surat dakwaan, Majelis Hakim menutup persidangan dan melanjutkannya pekan depan. Sementara itu, pantauan awak media, terdakwa tampak tanpa beban. Terdakwa seakan sudah pasrah dengan ancaman hukuman yang menantinya.

Tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulutnya baik selama di persidangan maupun saat diwawancarai wartawan. (ansah)

Loading...