Berkas Ramadhan Pohan Dikembalikan Jaksa

211

M24.CO-Medan-ramadhan-pohan-bantah-ditangkap-polda-sumatera-utara

Terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan mantan Wali Kota Medan Ramadhan Pohan senilai Rp 15, 3 Milyar dikembalikan oleh pihak kejaksaan. Hal itu dikarenakan berkas tersebut dianggap tidak lengkap atau (P19).

Oleh karena itu, pihak penyidik Subdit II/Hardatahbang Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut yang menangani kasus tersebut akan kembali melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sesuai dengan petunjuk pihak kejaksaan.

“Kemarin dikembalikan. Berkasnya kita serahkan bulan Juli lalu. Dan akan kembali kita lengkapi,” ujar Kasubdit II/Hardatahbang Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Frido Situmorang kepada wartawan, Senin (15/8/2016).

Ditambahkannya, sesuai petunjuk jaksa, penyidik Polda Sumut harus melengkapi tiga point untuk memenuhi unsur proses penyidikan perkara tersebut. Dan pihak penyidik tengah berupaya melengkapi berkas tersebut agar kembali dilimpahkan.

“Masih kita lengkapi, kalau soal ketiga poin itu bukan untuk konsumsi publik dan itu kepentingan penyelidikan,” ujarnya lagi.

Sementara itu , Kapolda Sumut Irjen Pol Raden Budi Winarso menekankan kepada Direktur Reskrimum yang baru dilantik pada Jumat (12/8) pagi, Kombes Pol Nur Fallah untuk menangani kasus politisi Demokrat tersebut secara profesional dan proporsional.

Ramadhan Pohan ditetapkan sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan sebesar Rp 15,3 miliar atas laporan Laurenz Hamonangan Sianipar dengan nomor: LP/331/III/2016/SPKT I, tanggal 18 Maret 2016 yang lalu. (tun)

Loading...