Berstatus residivis, nyabu sebelum ‘main’

13

MEDAN-M24 |Dua pelaku curanmor yang menabrak Ulan Safitri (13) hingga tewas saat melarikan diri diketahui merupakan resedivis kasus yang sama.

“Kedua pelaku Hotdi Silaban (41) dan Ridwan Hasibuan (26) sudah sering bermain. Keduanya berstatus sebagai resedivis,” sebut Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ainul Yaqin kepada awak media, Selasa (3/7/2018).

Dalam pengakuannya, lanjut Yaqin, kedua pelaku nekat mencuri untuk foya-foya dan mengonsumsi narkoba. Bahkan sebelum beraksi, keduanya lebih dahulu menggunakan narkotika jenis sabu.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan dua kasus yaitu Pasal 363 KUHPidana dan kasus lakalantas. “Jadi mereka dijerat dengan dua kasus dengan korban atas nama Rissat Ompusunggu (33) atas kasus pencurian dan kasus lakalantas yang mengakibatkan korbannya tewas,” tukas Yaqin.

Terpisah, korban Ulan Safitri (13) tewas akibat mengalami luka yang cukup parah. Senin (2/7), jasad siswa Kelas II SMP itu langsung dikebumikan pihak keluarga di TPU Muslim Desa Marindal II, Kec Patumbak, Kab Deliserdang.

Diberitakan sebelumnya, Hotdi Silaban dan Ridwan Hasibuan ketangkap hendak mencuri kreta di rumah Rissat Ompusunggu, Minggu (1/7). Saat melarikan diri, keduanya menabrak korban hingga terlempar beberapa meter kemudian tewas. Kedua resedivis curanmor ini sempat dihakimi massa. (ahmad)

Loading...