Bocah 3 tahun tewas dianiaya

KISARAN-M24 | Kehebohan terjadi di Dusun IV, Desa Asahan Mati, Bagan Asahan, Kec Tanjungbalai, Kab Asahan, Senin (21/5) pagi. Seorang bocah berusia tiga tahun, Aulia Patin, ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya.

Informasi dihimpun di lokasi, kematian Aulia Patin pertama kali diketahui Suriati (43). Sekitar pukul 09:30 WIB, Suriati mendatangi rumah sepupunya, Datna boru Manurung (28). Saat berada di rumah itu, ia melihat Aulia Patin, putri dari sepupunya itu terbaring tak bergerak.

Ketika didekati, Suriati semakin terkejut. Sejumlah luka memar membiru terdapat di tubuh bocah perempuan itu. Sontak, temuannya itu disampaikan kepada warga sekitar yang langsung mendatangi kediaman korban. Warga lalu melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian. Selanjutnya dibantu warga, Datna melarikan korban ke Puskesmas Bagan Asahan.

Loading...

Setiba di Puskesmas, tim medis memastikan korban sudah tak bernyawa. Kepala Puskesmas Bagan Asahan, dr Surya mengatakan, pihaknya sudah melakukan visum et revertum (VER). Hasilnya, ditemukan memar ukuran 3×3 dm di siku belakang kanan, memar 3×3 cm di siku kiri, bengkak ukuran 4.4 cm di belakang telinga kanan, memar 3×2 cm di kening korban, memar ukuran 3×3 cm di bahu atas lengan kanan, memar 4×1 cm di pertengahan lengan kiri, memar 5×2 di lutut kanan korban dan memar 5×5 cm di paha atas kanan.

“Semua bekas memar itu diduga akibat pukulan benda tumpul,” jelas dr Surya kepada M24.

Tak lama, personel dari Polsek Sei Kepayang dan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identificaton System (Inafis) Polres Asahan tiba dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi, ditemukan sejumlah barang bukti seperti 1 helai kaos warna biru dan 1 celana pendek biru.

“Kita juga sudah memeriksa dua orang saksi termasuk yang pertama kali menemukan korban,” jelas Kapolsek Sei Kepayang, AKP Sunarto.

Dari keterangan para saksi, lanjutnya, korban merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Adapun orangtua korban, Datna boru manurung diketahui kerap kawin-cerai. Sehubungan keperluan penyelidikan, saat ini jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih, Pematangsiantar untuk menjalani otopsi.

“Dari pemeriksaan sementara, korban diprediksi sudah meninggal dunia pada hari Minggu, 20 Mei 2018 sekitar pukul 19:30 WIB. Kasus ini sedang dalam penyelidikan dan penyidikan,” pungkas Sunarto. (Khairul) 

Loading...