Bongkar Kamar Kos dan Larikan Mobil, Kaki Lappo Diterjang Pelor

7

Tersangka Lappo digiring untuk paparan.

DELITUA-M24 | Pelarian Lappo Harahap (36) dihentikan personel Polsek Delitua. Warga Jln Melati, Desa Bina Wijaya, Kec Tampan, Kota Pekanbaru Riau yang ngekos di Jln Jamin Ginting KM 8.5, Kec Medan Tuntungan Medan ini juga dihadiahi timah panas.

Dalam paparan, Rabu (12/9), Kapolsek Delitua, Kompol BL Malau menuturkan, penangkapan tersangka berawal laporan Jujur Lumban Tobing (28) yang mengaku korban pencurian. Atas peristiwa pencurian itu, korban yang ngekos dekat pelaku kehilangan 1 unit HP Lenovo, 1 unit HP Xiomi, 2 powerbank, ATM dan uang Rp208 ribu. Tak hanya itu, tersangka juga membawa lari mobil Avanza warna hitam BK 1921 WJ yang kuncinya terletak di kamar.

Hasil penyelidikan petugas, tersangka masuk dan keluar kamar kos korban dengan membongkar jendela. Senin (10/9) sekitar pukul 21:30 WIB, Petugas lalu mendapat informasi jika tersangka menuju Pekanbaru. Setiba di SPBU Rampah, Kec Rampah, Kab Sergai, mobil yang dilarikan tersangka kehabisan minyak. Karena uang tidak ada, tersangka menjual 1 unit HP milik korban kepada counter di depan SPBU seharga Rp350 ribu.

Setelah mendapat uang, tersangka kembali ke mobil yang diparkir di samping SPBU untuk mengisi bensin. Tim Reskrim yang sudah lama mengintai pun langsung meringkus tersangka. Namun tersangka berupaya kabur dengan melompat dari mobil. Tembakan peringatan petugas tak dihiraukan. Akhirnya petugas mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki tersangka.

“Kaki sebelah kiri dihadiahi timah panas sehingga tersangka roboh dan langsung dibawa ke komando. Tersangkamengaku sudah sering menggunakan narkotika jenis sabu,” ujar BL Malau.

Kepada awak media, tersangka mengaku nekat membongkar dan melarikan mobil korban karena hendak pulang ke Pekanbaru. “Kamar kos korban sudah lama saya intai. Begitu pas mobil di depan kamar kosnya, saya masuk dan menggondol barang-barangnya,” ujar ayah anak 2 ini.

Korban Jujur Lumban Tobing mengaku terbongkarnya aksi pelaku, saat korban melacak GPS HP miliknya. Begitu mengetahui lokasi pelaku, bersama polisi, korban langsung turun ke lokasi. (mehuli)

Loading...