Cabuli 4 Bocah, Kakek Penjual Mainan Babak Belur Dimassa

Pelaku saat diamankan

Anwar alias Ajo babak belur dihajar warga. Pasalnya, kakek empat cucu ini tertangkap berbuat cabul terhadap empat bocah. Tiga masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) dan 1 di taman kanak-kanak (TK).

BINTANG BAYU-M24 | Amuk warga terjadi di areal sekolah di Kec Silau Kahean, Simalungun, Senin (1/10) sekitar pukul 10:00 WIB. Pedangan mainan anak keliling, Anwar alias Ajo (53) nyaris tewas dimassa karena perbuatan cabul.

Ceritanya, pagi itu, seperti biasa, Ajo yang tinggal di Desa Panombean, Kec Bintang Bayu, Kab Sergai datang ke salah satu sekolah di Kec Silau Kahean untuk menjajakan mainan anak. Tak lama, salah seorang murid taman kanak-kanak (TK) berinisial P (5) mendatangi lapak dagangan Ajo.

Loading...

Melihat itu, Ajo menarik P untuk mendekat dan memegang kemaluan bocah polos itu. Tanpa disadari, aksi kakek empat cucu itu sudah dipantau warga. Ternyata, sebelumnya Ajo telah berbuat cabul terhadap tiga bocah sekolah dasar.

Mereka adalah P (7), T (7) dan R (6), ketiganya warga Desa Saranggiting Kahan, Kec Bintang Bayu, Kab Sergai. Bahkan P yang masih TK itu juga pernah diminta untuk memegang kemaluan pelaku. Hal itu terungkap setelah R bercerita kepada ibunya, Fauzian (25).

Saat itu juga, Fauzian dan warga langsung menangkap pelaku. Karena sudah emosi, warga langsung menghakimi pelaku dengan bogem mentah. Beruntung aparat desa bersama pihak Polsek Dolok Masihul mengetahui peristiwa itu dan langsung ke lokasi mengamankan nyawa pelaku. Selanjutnya pelaku diserahkan ke Polres Sergai.

Di kantor polisi, para korban mengaku sudah berulang kali kemaluannya dipegang pelaku. Meski bersama tiga temannya memberontak, pelaku terus memegang tangannya agar tidak pergi. Setiap selesai menyalurkan nafsu bejatnya, pelaku memberikan mainan dan uang Rp4 ribu kepada korban.

“Ini kami dipegang kakek itu. Kalau mau pigi tangan kami dipegang. Sudah sering kami dipegang-pegangnya, dimasukkannya tangannya ke celana kami,” ucap keempat bocah sembari menunjuk kemaluan mereka.

Awalnya pelaku membantah telah berbuat cabul terhadap korban. Pelaku mengaku hanya mengelus kepala korban. “Tidak ada aku pegang kemaluannya, aku anggap seperti cucu sendirinya aku sayang mereka,” kilah pelaku.

Kasatreskrim Polres Sergai, AKP Alexsander Piliang yang dikonfirmasi mengatakan jika tersangka masih dalam proses pemeriksaan. “ Masih dalam pemeriksaan. Awalnya tidak mengaku, setelah diperiksa pelaku sudah mengakui perbuatannya,” ucap Kasat. (darmawan)

Loading...