Cendong Kepergok! Pria Bebini Senggama Siswi SMA

TKP

Musa Saroha Gultom harus berpisah dengan keluarganya. Pulaknya, ia dipergoki orangtua siswi SMA yang tengah dicabulinya di Hotel Nusa Inn, Jln Aksara, Medan.

PERCUT-M24 | Orangtua mana tak geram melihat putrinya ditindih pria beristri di kamar hotel? Demikian halnya Soraya dan Hisar Alfian Tambunan (46). Mereka pun menjebloskan Musa Saroha Gultom (25) ke penjara.

Ceritanya, Selasa (2/10) sore, Loli tengah duduk-duduk di rumahnya di kawasan Medan Tembung. Tiba-tiba telpon selulernya berdering. Ketika dilihat, muncul nomor milik teman dari adiknya.

Loading...

Loli pun terkejut begitu menerima panggilan tersebut. Pasalnya, suara dari seberang mengatakan melihat adiknya, sebut saja Bunga (17) bersama seorang pria di Hotel Nusa Inn yang terletak di Jln Aksara, Kel Pahlawan, Kec Medan Tembung, Kota Medan.

Sontak Loli meneruskan informasi tersebut kepada ibunya, Soraya. Tak kalah terkejutnya, Soraya pun mengajak Loli ke Hotel Nusa Inn. Benar saja. Di salah satu kamar hotel, mereka mendapati Bunga yang masih duduk di Kelas 1 salah satu SMA swasta di Kota Medan itu berdua dengan Musa Saroha Gultom (25). Pria yang diketahui sudah beristri dan tinggal di kawasan Medan Tembung.

Seketika suasana hotel menjadi ramai. Soraya mengamuk Musa Saroha Gultom. Ibu anak empat ini pun menghubungi mantan suaminya, Hisar Alfian Tambunan) yang merupakan ayah kandung Bunga untuk datang ke lokasi.

Soraya dan Hisar Alfian Tambunan memang sudah lama bercerai. Empat anak mereka pun ikut tinggal bersama Soraya yang bekerja di salah satu rumah makan di Kota Medan. Sementara Hisar tak memiliki pekerjaan tetap alias mocok-mocok.

Pun begitu, sebagai ayah, Hisar tetap merasa bertanggungjawab. Ia pun meluncur ke lokasi. Bertepatan, Musa Saroha Gultom berupaya melarikan diri dengan kreta miliknya. Dengan cepat Hisar menghentikan upaya pelaku dan menarik kunci kontak kreta.

Ketika diinterogasi, Musa mengaku telah menyetubuhi korban. Perbuatan itu baru satu kali dilakukan. Malam itu juga, pelaku digiring ke Polsek Percut Sei Tuan. Hisar yang tinggal di kawasan Medan Tembung itu pun membuat laporan resmi dengan nomor: LP/1982 K /X/2018/SPKT Percut.

“Si Bunga itu anak paling kecil. Kedua orangtuanya sudah lama berpisah. Malam itu juga si pelaku dimasukkan ke penjara yang ada di Polsek,” tutur keluarga korban yang ditemui metro24, Rabu (3/10).

Terpisah, pemilik Hotel Nusa Inn yang ditemui tak menampik adanya penggerebekan tersebut. Pria keturunan Tionghoa ini juga membenarkan jika pelaku dan korban menginap di hotelnya. “Setelah kejadian, hari itu juga (korban dan pelaku) keluar dari hotel ini dan KTP-nya sudah dibawa,” beber pemilik hotel.

Pria berkacamata itu menegaskan jika Hotel Dewasa Inn hanya menyediakan layanan kepada orang dewasa. Peristiwa ini membuatnya merasa kebobolan karena tak melihat korban yang masih bawah umur masuk ke kamar hotel.

“Memang tadi saya sudah ditelpon Kapolsek Percut mengenai hal ini (melayani anak bawah umur),” tukasnya sembari berjanji memperketat pelayanan.

Saat dikonfirmasi terkait peristiwa perbuatan cabul terhadap anak bawah umur tersebut, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri mengatakan sedang tugas pengamanan. “Saya masih PAM MTQN di Jalan Pancing, nanti saya cek,” katanya.

Hanya saja, ketika dikonfirmasi kembali sore harinya, Faidil tak lagi memberikan jawabaan. (irwan)

Loading...