Dagangan Dihancurkan Preman, Toke Telur Lapor Polisi

7

PERCUT-M24 | Tak terima lapak dan barang dagangannya dihancurkan, toke telur Niko Hendrawan (28) mendatangi Polsek Percut Sei Tuan, Rabu (5/9) siang. Pedagangan di pajak Pasar 3, Jln Datuk Kabu, Desa Bandar Klipah, Kec Percut Sei Tuan ini berharap polisi menindak tegas para pelaku.

Dituturkan kepada metro 24, sebelum kejadian, sekitar pukul 13.00 WIB, korban bersama istrinya sedang berjualan. Saat sedang menunggu pembeli, tiba-tiba toke telur itu didatangi tiga pria yang tidak dikenalnya.

Ketiga pemuda itu menanyakan kepada siapa membayar uang lapak jualannya itu. Warga Lingkungan VI, Gg Bunga, Kel Delitua, Kec Delitua, Kab Deliserdang ini pun menjawab bila dia membayar sama Danil.

Salah satu pelaku kemudian mengatakan bahwa lapak yang ditempati korban adalah lapaknya. “Kalian tahu ini punya siapa? Ini punyaku. Tutup ini!” kata korban menirukan ucapan pelaku.

Ketiga pria lalu pergi meninggalkan lapak korban. Ternyata permasalahan tidak selesai sampai di situ. Sekelompok pemuda yang diantaranya bernama Heri, Anto dan Jek, membawa besi, kayu kembali datang dan langsung membalikkan meja jualan korban. Akibatnya, barang dagangan korban berupa 2.500 butir telur pecah.

“Kalau diuangkan kerugian saya ditaksir mencapai Rp5 juta. Saya berharap polisi berhasil meringkus para pelaku,” ungkap Niko.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri SH SIK berjanji menindaklanjuti laporan korban. Orang nomor satu di Polsek Percut Sei Tuan ini akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pengerusakan itu.

“Benar, korbannya sudah membuat laporan pengaduan. Personel sudah melakukan cek TKP. Kasusnya akan kita tindak lanjutin,” kata Faidil. (irwan)

Loading...