Dendam Disebut Babi, Ayah Bunuh Anaknya

115
Pelaku penikaman SG alias AL (baju merah) sesaat setelah berhasil ditangkap dirumah persembunyiannya yang berlokasi di Desa Masundung Kecamatan Lumut

ROMMY-TAPTENG |  Pelaku penikaman Ferdi Gulo (22), berhasil di ringkus. Ayah korban SG (45) Alias AL diringkus pihak Polsek Pinangsori ditempat  persembunyiannya di salah satu rumah di Desa Masundung Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapteng.

Kapolres Tapteng melalui Kapolsek Pinangsori AKP. L. Siregar kepada wartawan mengaku berhasil meringkus di tempat persembunyian di Desa Masundung.

“Tertangkapnya SG, berkat informasi masyarakat yang melaporkan keberadaan pelaku,” jelas Kapolsek melalui sambungan telephone seluler.

SG alias AL mengungkap fakta baru tentang hubungan antara korban Ferdi Gulo dan tersangka. Damana korban adalah anak kandung dari tersangka.

“SG alias AL, mengatakan bahwa korban adalah anak kandungnya bukan anak angkat seperti yang diketahui masyarakat selama ini. Pelaku juga menceritakan bahwa korban saat usia 3 tahun dititipkan kepada Bapak Udanya (Paman Korban) saat SG alias AL meninggalkan Gunungsitoli dan merantau ke Tapteng. Tetapi setelah Bapak Uda korban meninggal dunia, SG alias AL kemudian menjemput Ferdi Gulo dari Gunungsitoli dan tinggal bersamanya di Desa Sihaporan, Kecamatan Lumut,” kata Kapolres.

Saat dilakukan penyidikan, SL alias AL juga menceritakan motif yang menyebab dirinya tega menikam korban yang tak lain adalah anak kandungya sendiri.

“Sesuai pengakuan tersangka, motif penikaman ini terjadi karena pelaku dimaki-maki korban. dengan mengatakan “ anjing kau, babi kau“. Atas makian itu, pelalupun menyimpan dendam,” papar Kapolsek melalu Whatshapnya.

Loading...