Depan-belakang ‘dihajar’, bocah 7 tahun pendarahan

16

SEI RAMPAH-M2 |Bocah 7 tahun, sebut saja Melati mengalami pendarahan setelah diperkosa dengan sadis. Selain kemaluan, anus korban juga ternyata jadi sasaran nafsu brutal Salomo Barus alias Salomo (53), tetangganya.

Hal itu terungkap saat rekontuksi yang digelar di Polres Sergai, Selasa (10/7). Ada 14 adegan yang diperagakan Salomo. Dimulai saat menunggu korban yang tinggal di Dusun I Desa Pama, Kec Silindak, Kab Sergai itu. Pada adegan kesembilan, tampak Salomo merapikan pakaian korban yang baru saja dicabulinya. Namun korban teriak minta tolong.

Panik, Salomo menyekik leher korban hingga tidak bergerak lagi. Selanjutnya korban yang sudah tewas diseret sejauh 20 meter dan ditutupi tiga lembar dauh langge. Adegan ke-10, 11 dan 12 yang merupakan puncak pembunuhan membuat nenek korban, R beru Purba (55) sontak menyaci-maki tersangka.

“Aku berharap pelaku dihukum mati. Memang binatang pelakunya. Dari awal kami sudah curiga kalau pelaku sudah berulang kali melakukannya kepada cucuku,” ketus nenek korban.

Adegan berikutnya, tersangka berjalan pulang melintas perkebunan milik warga. Pembunuhan itu terungkap setelah warga curiga mengetahui Salomo hanya berdiam diri di rumah setelah lonceng di gereja dipukul. Petugas yang melakukan penyelidikan akhirnya menangkap dan menghadiahi tersangka dengan timah panas, Jumat (8/6).

Proses rekontruksi dihadiri Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, Jaksa Penuntut umum, Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Alexsander Piliang serta keluarga korban.

Kepada awak media Juliarman Pasaribu mengatakan, rekontruksi digelar untuk memperjelas berkas kasus pembunuhan terhadap korban di pengadilan nantinya. “Dengan demikian, proses maupun putusan pengadilan memberikan keadilan kepada keluarga korban,” ucap Juliarman Pasaribu. (darmawan)

Loading...