Dibenam dalam parit, pencuri HaPe nyaris dibakar

49

Irwan – Percut | Lagi pengadilan jalanan ambil peran. Kali ini seorang pencuri HP yang dimassa dengan tangan terikat lalu dibenam ke dalam parit, Senin (12/3) sekitar pukul 13.00 Wib.

Hasan (48) warga Jln Veteran simpang Zipur megap-megap dia semahput saat diletopi warga sekitar maupun yang kebetulan melintas. Warga mengaku geram dengan aksi pencurian itu.

Hasan tertangkap tangan menyikat Iphone Grace (30) warga Jln Cemara. Aksinya dipergoki korban saat dia sedang menjaga Agen Kantor Pos Indonesia yang berada di Jln Cemara.

Grace waktu itu meninggalkan HP nya di atas meja kerja untuk bertemu dengan ibunya yang kebetulan berada di belakang tempatnya bekerja.

Saat dia beranjak, seorang lelaki masuk ke dalam Kantor Pos tersebut lalu mendatangi meja kerja Grace. Rupanya lelaki yang belakangan diketahui bernama Hasan itu mengambil Iphone milik Grace.

“Saat itu saya dengar ada ribut di depan, akhirnya saya balik lagi dan saya lihat HP saya sudah tak ada di meja dan sudah dikantong pelaku,” kata Grace kepada M24.

Nampak HP nya dikantongi pelaku, dari dalam kantor Grace langsung berteriak. Teriakan Grace mengundang perhatian warga sekitar. Seorang bapak yang kebetulan sedang berada di bengkel sebelah Kantor Pos tersebut langsung menangkap pelaku.

“Nggak tahu saya nama bapak itu, tapi ketika bapak tersebut menangkap pelaku, langsung warga datang menghampiri dan memukuli pelaku,” ungkapnya.

Tak puas, warga yang geram dengan ulah Hasan mengikat tangannya. Sembari menunggu polisi datang, warga mengikat pelaku ke pagar lalu membenamkannya ke dalam parit samping Agen kantor Pos itu.

“Pelaku hampir mau dibakar warga saat itu,” tuturnya.

Namun ketika menunggu polisi yang tak kunjung datang, tiba tiba beberapa orang mendatangi dan mengatakan bahwa pelaku Pemuda Setempat (PS), lalu beberapa orang tersebut melepaskan pelaku karena hampir 1 jam Polisi yang dihubungi tak kunjung datang.

“Saya juga kurang setuju pelaku dilepas begitu saja dengan alasan PS, mungkin karena polisi yang 1 jam lebih tak datang akhirnya pelaku dilepas dengan alasan PS sini,” ungkap Grace kembali.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Hartono kepada M24 mengatakan bahwa mengetahui hal itu. “Itu TKP nya Polsek Medan Timur,” katanya.

Loading...