Dibunuh Lalu Jasadnya Dibuang ke Jurang

18

Jasad korban di TKP

SIBOLANGIT-M24 | Warga Desa Sibolangit digemparkan penemuan mayat pria di jurang sedalam 20 meter di Jln Jamin Ginting KM 36, Desa Sibolangit, Kab Deliserdang, Jumat (14/9) sekitar pukul 07.00 WIB.

Informasi dihimpun metro24 di lokasi, kehebohan berawal saat G Sembiring, warga Desa Sibolangit, hendak buang air kecil. Ia pun turun ke jurang tempat mayat ditemukan. Di situ, Sembiring melihat onggokan berwarna putih. Curiga, ia pun mendekat dan mengamati.

Sembiring terkejut bukan kepalang, begitu menyadari onggokan tersebut adalah tubuh manusia. Seketika ia berlari dan melaporkan temuannya ke Kepala Desa Sibolangit, Salomo S Pelawi.

Tak membuang waktu, Salomo bersama sejumlah warga mengecek ke lokasi. Mereka pun mendapati fakta sebagaimana yang dilaporkan Sembiring. Salomo kemudian menghubungi petugas Polsek Pancurbatu.

Tak lama berselang, Kanitreskrim Polsek Pancurbatu, Iptu Suhaily A Hasibuan bersama anggotanya tiba ke lokasi. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga mayat tersebut korban pembunuhan.

“Sudah kita lakukan cek TKP. Hasil penyelidikan awal, di bagian wajah korban terlihat ada bekas lebam dan leher memar. Kita menduga korban penganiayaan sebelum akhirnya ditemukan tewas,” sebut Suhaily.

Hanya, lanjut Suhaily, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui lokasi penganiayaan. “Apakah korban diduga dianiaya di lokasi lain dan dibuang ke TKP atau bagaimana kita masih dalami lagi. Kita sudah mintai keterangan saksi,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan Suhaily, saat ditemukan korban yang diperkirakan berusia 40-an tahun ini mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans biru, kaos kaki biru dongker, dan memakai kaos dalam merek Nike warna abu-abu. Di sekitar lokasi, petugas menemukan satu jam tangan dengan tali besi putih, sepatu pansus hitam, satu helm, sapu tangan, uang tunai Rp15 ribu serta jaket diduga milik korban.

Sedangkan korban dengan perawakan kurus, kulit sawo matang, rambut lurus, tinggi lebih kurang 165 centimeter. Korban juga mengenakan tali pinggang kulit dengan kepala besi putih.

Selanjutnya, jasad tanpa identitas (Mr X) tersebut dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan, untuk keperluan otopsi. Suhaily mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melihat langsung ke RS Bhayangkara atau datang ke Markas Polsek Pancurbatu. (edi)

Loading...