Diduga Pungli, Sejumlah Kepling di Belawan Di Periksa Kejaksaan

PungliM24.CO |BELAWAN – Diduga melakukan Pungli terhadap warga dalam mengurus surat tanah program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (27/9) sejumlah kepala lingkungan di kelurahan tersebut menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan.

Keterangan yang dihimpun M24.CO menyebutkan, dugaan pungutan liar tersebut dilakukan sejumlah kepala lingkungan dengan membebankan biaya kepada warga. Disebut-sebut nilai pungli mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta. Tergantung berapa luas tanah yang akan diterbitkan sertifikatnya atau tanda bukti hak atas tanah yang dimiliki.

Padahal sesuai informasi yang diperoleh masyarakat untuk mengurus surat tanah terkait dengan Prona tidak dilakukan pungutan terhadap masyarakat yang akan menerbitkan sertifikat atau tanda bukti hak atas tanah yang dimiliki.

Loading...

Menyikapi keluhan masyarakat atas adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan sejumlah Kepling di Kelurahan Belawan Sicanang tersebut, pihak Kejari Belawan kemudian memanggil dan selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Kepling tersebut.

Hingga Selasa sore belum diketahui secara pasti berapa banyak Kepling di Kelurahan Sicanang yang menjalani pemeriksaan terkait dugaan pungli Prona tersebut di Kejari Belawan.

“Banyak Bang, tapi tidak tahu jumlah, mungkin belasan orang,” ujar salah seorang warga Sicanang Belawan yang ditanyai wartawan.

Kajari Belawan, M Syariffuddin SH MH yang dikonfirmasi wartawan lewat telepon selulernya membenarkan pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kepala lingkungan di Belawan.

Namun pihak Kejari Belawan belum bersedia menyampaikan keterangan secara rinci, berapa jumlah Kepling yang menjalani pemeriksaan tersebut sebab masih dalam proses lidik. (Irul)

Loading...